Regional
Mantan Suami Valencya, Chan Yung Ching Angkat Bicara
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Terkait Kasus KDRT Psikis, mantan suami Valencya, Chan Yung Ching akhirnya angkat bicara.
Chan Yung Ching didampingi kuasa hukumnya mengatakan jika tuntutan 1 tahun kepada Valencya karena marahi suami pulang sering mabuk itu tidak benar.
“Yang benar itu saya di usir dari rumah, dan tidak boleh lagi untuk bertemu dengan anak saya,” jelas Chan, saat konperensi pers, di Lapak Ngopi, Karawang, Selasa (23/11/2021).
Chan menjelaskan fakta yang sebenarnya terkait awal mula permasalahan dengan Valencya.
Dijelaskannya, awal mula pertengkarannya dengan Valencya itu berawal dari tahun 2017, Chan curiga karena Valencya diduga ada main dengan lelaki lain.
Lambat laun pertengkaran Chan dengan Valencya memuncak saat usaha yang dirintis oleh Chan itu selalu rugi.
“Jadi persoalan sebenarnya itu karena persoalan keuangan. Kalau saya suka minum itu biasa tapi Valencya dari awal kita menikah tidak pernah marahin saya kenapa baru sekarang. Saya tidak pernah marah kepada ibu Valen, malah ibu Valen yang sering maki saya,” terang Chan.
Untuk diketahui selain usaha yang dirintis oleh Chan saat ini, sebelumnya Chan dan Valencya membuka usaha material.
Usaha material yang dijalankan oleh Valencya itu berasal dari uang asuransi anak Chan yang meninggal di Korea. Chan menikah dengan Valencya itu berstatus duda dengan anak tiga.
“Uang asuransi anak saya jika di rupiahkan sebesar 500 juta dan uang tersebut di buat usaha material dan buat ngontrak rumah saat itu, dan sekarang usaha material mempunyai omset 500 juta sampai 1 Miliar per bulannya,” terangnya.
Lantas jika hari ini Chan dituntut karena telah menelantarkan Valencya dirinya merasa heran.
“Siapa yang ditelantarkan, usaha material dan 3 rumah jika dihitung aset tersebut bernilai hingga 30 Miliar itu di kuasai oleh Valencya. Saya diusir hanya bawa baju dan mobil CRV berwarna hitam saja,”bebernya.
Penjelasan Chan dimedia hanya untuk meluruskan yang selama ini ia anggap pemberitaan dan tanggapan netizen terlalu memojokan dirinya.
“Saya hari ini cerita berdasarkan alat bukti yang sebenarnya,”jelasnya lagi.
Diakhir Chan hanya meminta ingin sekali bertemu dengan anaknya dan ingin hidup damai.
“Saya mau ketemu anak saya, anak saya masih kecil, saya ingin hidup damai,” pungkasnya. (adv)

You may like

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi

Polres Karawang Masifkan Pemberantasan Obat Keras, Puluhan Ribu Butir OKT Disita

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Aliran Kali Kalapa Telukjambe Timur
Pos-pos Terbaru
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir
- Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR







