Connect with us

Regional

Komisi IV DPRD Karawang Lontarkan Peribahasa Soal Beasiswa KaCer: Jangan Seperti Menabur Garam di Lautan

Published

on

KARAWANG – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Asep Syaripudin berharap program beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, yakni Karawang Cerdas (KaCer), tidak seperti menabur garam di lautan atau memberikan sesuatu yang kemudian menjadi tak ada gunanya.

Politisi Muda Partai Golkar yang akrab disapa Haji Ibe itu menegaskan, dari anggaran KaCer ini, Pemerintah Daerah (Pemda) harus melakukan evaluasi dalam penggunaannya.

“Misalnya, para penerima Kacer dari salah satu perguruan tinggi harus ada perjanjian kerja sama antara Pemda dengan kampus tersebut. Dimana kampus harus bisa memastikan uang beasiswa yang diterima mahasiswanya tersebut digunakan untuk kepentingan pembelajaran di kampus, meski uang itu masuk ke rekening penerima langsung,” ujar Ibe kepada Infoka, Jumat (26/11/2021).

“Harus ada sinergitas antara kampus dengan Pemda, Karena jangan sampai beasiswa ini disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, dan tidak digunakan untuk biaya sekolah,” imbuhnya.

Ibe menambahkan, Program KaCer jangan seperti menabur garam ditengah laut, artinya harus ada manfaat atau feed back untuk Pemda sebagai pemberi beasiswa tersebut. Ia mencontohkan, misal sebuah perguruan tinggi menerima kuota beasiswa sebanyak 200 mahasiswa.

“Kemudian penerima beasiswa ini melakukan penelitian yang dibuat secara tim, tersebar di setiap kecamatan untuk melakukan penelitian terkait suatu program kebijakan,” jelasnya.

Masih Ibe menambahkan, sehingga Beasiswa Karawang Cerdas ini akan benar-benar bermanfaat tidak hanya bagi penerima tetapi juga Pemerintah Kabupaten Karawang dapat merasakan feed back dari perguruan tinggi.

“Usulan kami seperti itu, sehingga harus ada rasa tanggung jawab dari para penerima beasiswa, kemudian komunikasi dan sinergitas antara Pemda dengan Universitas terus terjalin,” ulasnya.

Sambung masih Ibe menambahkan, banyak masalah di tengah masyarakat yang memerlukan keterlibatan akademisi. Seperti melakukan penelitian diberbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Karawang, seperti dari sektor pertanian, pariwisata, peternakan, perikanan dan lainnya.

“Agar dapat saling bermanfaat, dan saya yakin universitas juga akan senang. Dan feed back seperti ini juga termasuk untuk penerima beasiswa Program Karawang Cerdas dari SMA/SMK,” pungkasnya. (cho)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement