Regional
Ketua DPD FOREDER Soroti Peristiwa Pemukulan Aktivis Perempuan Sumsel
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Peristiwa pemukulan yang dialami oleh salah seorang aktivis perempuan, juga anggota Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu, (PEKAT IB) Sumatera selatan (Sumsel), Lili Sari oleh menantunya yang berinisial MAS, mendapat sorotan beragam dari berbagai elemen aktivis di Sumsel.
Salah satunya, datang Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Relawan Demokrasi (DPD FOREDER) Sumatera Selatan Fini Aria Ismail.
Menurut Fini, maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan tidak luput dari kurangnya pemahaman yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu rendahnya kesadaran hukum, budaya patriarki, ekonomi yang rendah/kemiskinan, dugaan adanya perselingkuhan dan pernikahan dini.
“Kejadian ini, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan sering sekali terjadi dan yang paling banyak kasus nya di kota Palembang. salah satu contoh, menanggapi kasus yang baru-baru ini menimpa rekan aktivis perempuan Lili Sari, hal ini sangat menyayangkan sehingga terjadi,” katanya saat ditemui di pelataran Gedung Kantor Koni Kota Palembang dijalan, Mayor Santoso Ilir Timur I D III Palembang pada kamis, (16/3/2023).
Untuk itu, Fini meminta kepada pihak berwajib terkaituntuk segera menangkap pelaku kekerasan yang berinisial MAS terhadap Lili Sari dan juga anaknya atau istri dari pelaku yang bernama Vhinka Monique.
“Pihak kami mengecam perlakuan MAS untuk segera di tangkap dan proses seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Fini.
Lebih lanjut, Fini bersama dengan rekan-rekan Aktivis Sumsel lainnya, akan terus mengawal kasus ini sampai ke meja hijau.
“Walaupun, hal ini juga tidak luput dari pengawasan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) Kabupaten Palembang, yang saya anggap kinerjanya sangat kurang untuk turun langsung memberikan penyuluhan terhadap masyarakat, begitu pula peran serta KOMNAS PA, sangat di butuhkan dan juga perpanjangan tangan untuk disetiap daerah seharusnya, lebih produktif lagi dalam hal penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan,” pungkas Fini. (sya)


You may like

GEGAP GEMPITA! KORMI Palembang “Guncang” Launching Car Free Night ATMO, Aksi Engrang dan Sorak Memukau Ribuan Warga

Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel

Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern

Akselerasi 15 Program Aksi Kemenimipas, 39 Pejabat Manajerial Sumsel Resmi Dilantik

“Seperti Desa Tertinggal!”Terisolasi! Listrik Lumpuh & Sinyal Putus, Desa Rantau Kroya Kembali ke Zaman Kegelapan!

Syaiful Terpilih Aklamasi Pimpin Perssoci Palembang, Siap Bangkitkan Geliat Street Soccer
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






