Nasional
Kementan: Petani Harus Mampu Jawab Tantangan Digitalisasi Global
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Pertanian terus meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian agar semakin melek teknologi. Hal itu penting karena petani juga harus mampu menjawab tantangan digitalisasi global pada era Industri 4.0 saat ini.
Dilansir dari Antara, Humas Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Jawa Barat menyebutkan bahwa peningkatan kualitas SDM pertanian memang menjadi salah satu gebrakan yang dibuat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Menteri Pertanian menegaskan menjadi petani merupakan kebanggaan. Masyarakat sebaiknya tidak lagi berpikir bahwa petani di Indonesia itu konvensional. Saat ini petani harus cerdas, mandiri, berorientasi maju, dan modern. Petani harus mampu menjawab tantangan di era digitalisasi global.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, bahwa pembangunan SDM pertanian merupakan hal pertama dan utama yang harus terus digenjot agar kualitas pembangunan pertanian nasional juga semakin meningkat. “Tanpa SDM yang baik mustahil sektor pertanian berkembang,” katanya.
Terkait dengan hal itu dan dalam rangka merealisasikan salah satu program Kementan, YESS PPIU YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Support Services Provincial Project Implementation Unit) Jawa Barat bersinergi dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD) menyelenggarakan acara Opening Day di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Sekolah Pertanian Pembangunan (SMKN SPP), Tasikmalaya, Jawa Barat, baru-baru ini.
Opening Day dikemas secara menarik dengan tema “Petani Milenial Selamatkan Negeri”. Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayyubi yang hadir pada acara itu juga merupakan alumnus SMKN SPP Tasikmalaya dan sangat mendukung kegiatan tersebut.
Acara itu juga dihadiri oleh Direktur Polbangtan Bogor Detia Tri Yunandar, Manager YESS PPIU Jawa Barat Nazarudin, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Barat Abur Mustikawanto. (*)


You may like

Serangan Hama Sundep dan Tikus, Petani se-Kecamatan Kutawaluya Karawang Terancam Gagal Panen

Baru Seminggu Ditanami Padi, Puluhan Hektar Sawah di Indramayu Terendam Banjir

Petani di Kabupaten Bekasi Diminta Percepat Masa Tanam, Ini Tujuannya

Petani Karawang Utara Keluhkan Terbatasnya Pupuk Subsidi Saat Memasuki Masa Tanam

40 Ribu Hektare Sawah di Karawang Terlindungi Asuransi Pertanian

Tingkatkan Produksi Pangan Nasional, Kementan Lakukan Tanam Padi di Karawang
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif
- Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung
- FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN







gralion torile
25 Agustus 2022 at 22:52
I love your writing style really enjoying this site.