Connect with us

Regional

40 Ribu Hektare Sawah di Karawang Terlindungi Asuransi Pertanian

Published

on

INFOKA.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang menyebutkan sekitar 40 ribu hektare sawah di beberapa kecamatan telah mendapatkan perlindungan melalui program Asuransi Pertanian atau Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Tahun lalu ada sekitar 10 ribu hektare sawah yang tercover asuransi pertanian, dan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 40 ribu hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, Asep Hazar, di Karawang, Selasa (16/1/2024).

Dia memaparkan bahwa program asuransi pertanian di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bertujuan untuk memberikan bantuan kepada petani yang menghadapi gagal panen.

Artinya jika terjadi gagal panen, maka petani bisa mengajukan klaim untuk tanam kembali. Dengan begitu, produksi pertanian bisa terus berlangsung dan petani akan terhindar dari kerugian.

AUTP ini memberikan perlindungan kepada petani dari ancaman resiko gagal panen sebagai akibat dari resiko banjir, kekeringan, serangan penyakit dan hama atau organisme pengganggu tanaman.

Hingga saat ini, satu-satunya perusahaan asuransi umum yang ditunjuk sebagai penyelenggara asuransi pertanian oleh Kementerian Pertanian (Kementan) adalah PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Menurut Asep pembayaran asuransi pertanian itu ditanggung oleh pemerintah. Sedangkan peserta AUTP ini adalah petani yang memiliki lahan sawah dan melakukan usaha budidaya tanaman padi pada lahan paling luas 2 hektare.

“Untuk pembayaran premi-nya sebesar Rp36.000 per hektare/musim tanam,” katanya.

Sementara mengenai kepesertaan petani dalam program AUTP ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang memprioritaskan petani yang memiliki sawah di daerah yang rawan bencana alam, baik bencana banjir maupun kekeringan.

“Seperti petani di wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, mereka itu menjadi prioritas untuk didaftarkan sebagai peserta program AUTP. Karena daerah itu merupakan daerah langganan banjir saat musim hujan,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement