Nasional
Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Mewabahnya Kasus Cacar Monyet
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI merilis edaran agar masyarakat waspada terhadap penyakit monkeypox atau cacar monyet di Indonesia.
Edaran tersebut tertuang dalam Nomor: HK.02.02/C/4408/2023 Kemenkes meminta seluruh sektor kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Direktur Jenderal Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan bahwa cacar monyet adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus bernama monkeypox.
“Penyakit ini dapat bersifat ringan dengan gejala berlangsung 2-4 minggu, namun dapat berkembang menjadi berat hingga kematian (case fatality 3-6%),” kata Maxi dalam keterangannya, Rabu (25/10/2023).
Monkeypox pernah ditetapkan menjadi Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh WHO pada 23 Juli 2022 dan status tersebut dicabut pada 11 Mei 2023.
Meskipun demikian, kasus masih terus dilaporkan dari berbagai negara. Jumlah kumulatif sejak 1 Januari 2022 hingga 26 September 2023 sebanyak 90.618 kasus dengan 157 kematian di 115 negara.
Indonesia sendiri melapor kasus mpox pertamakali pada 20 Agustus 2022, dan saat ini kembali muncul kasus terbaru dengan mayoritas penderita memiliki HIV (ODHIV) dan orientasi biseksual.
“Penularannya terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang terinfeksi,” ujarnya.
“Kita harus waspada, cacar monyet adalah penyakit yang sangat menular termasuk pada anak. Penularan bisa melalui droplet berupa dahak, bersin, atau liur yang mengkontaminasi tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh dan kontak seksual,” pungkasnya. (*)


You may like

Kemenkes Siapkan Rp 30 Triliun untuk Pengadaan Alkes di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu

Kemenkes: Kasus Dengue Meningkat Dua Kali Lipat

Kemenkes Catat 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia, 13.675 Dirawat

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Hingga November, Kasus Cacar Monyet di Indonesia Bertambah Jadi 57
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya






