Regional
Keluarga Korban Bripka Adi Tuntut Keadilan Melawan Kasus Mafia Tanah di Empat Lawang
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Lagi-lagi persoalan mafia tanah yang kembali memakan korban, kali ini anggota Polri yang bertugas di Polda Metro Jaya menjadi korban pembunuhan akibat sengketa tanah yang di alami keluarganya di Desa Aur Gading Kabupaten Empat Lawang. kasus pembunuhan ini di sebabkan karena masalah sengketa tanah milik orang tua korban dan tersangka.
Tim kuasa hukum keluarga korban mendatangi Polda Sumatera Selatan untuk menuntut kasus ini agar para pelaku di beri hukuman yang setimpal agar kejadian serupa tidak lagi terulang .
Dalam pers release yang di berikan tim kuasa hukum Senin (7/9/2020), korban terdapat 9 point yang di tuangkan, point penting yang menuntut agar tiap pelaku yang melakukan tindakan kekerasan yang melatar belakangi pencaplokan lahan secara sepihak yang dapat merugikan orang lain, dan menimbulkan preman-preman yang menjadi backing mafia tersebut dengan tidakan penganiayaan dan tidak segan membunuh orang yang dirasa menjadi ancaman untuk merebut tanah tersebut.
Keluarga korban mengharapkan dengan adanya kasus ini agar pihak berwajib lebih memberi efek yang bisa membuat orang-orang ingin menjadi mafia ini menjadi takut dan tidak ada lagi mafia mafia tanah yang lain, dan menciptakan masyarakat yang aman dan membuat masyarakat lebih melek hukum.
“Terhadap kejadian dan pasti memiliki motif dalam pembunuhan tersebut, harapan keluarga agar kasus ini diusut sampai tuntas agar kedepannya tidak ada lagi kasus seperti ini,” ungkap Bobi yang merupakan keluarga korban.
Total pelaku yang melakukan tindakan keji ini menurut keterangan saksi pelaku yang melakukan tindakan ini kurang lebih 6 orang, akan tetapi yang baru di tetapkan menjadi tersangka sebanyak 2 orang pelaku di mana pelaku berinisial RC dan WD. saat ini tersangka di jerat pasar 351 KUHP j.o Pasal 170 KUHP j.o Pasal 338 KUHP, dan pasal 339, 340 KUHP. (red)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Ketum IKA-MUBA Apriyadi Mahmud Rancang Program Permodalan UMKM Bareng OJK

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






