Regional
Kadisdik Jawa Barat Jamin PPDB 2021 Tak Akan Alami Server Down
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) melakukan antisipasi dengan meningkatkan teknologi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021.
Seperti diketahui, kondisi server down ini sempat terjadi pada pelaksanaan PPDB hari pertama di Provinsi DKI Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi, mengatakan, pihaknya menjamin tidak akan terjadi server down pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jawa Barat.
“Server sudah kita naikkan dengan pola cloud. Jadi saya pastikan, kayak kemarin ada orang tua menanyakan kepada saya melalui pesan di sosial media Instagram, pak kami terlambat input apakah servernya down,” ujar Dedi saat meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 1 Depok, Pancoran Mas, Jumat (11/6/2021).
“Saya jawab saya jamin tidak akan terjadi server down di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ternyata yang ada adalah saat mereka input jaringan di pihak penginput itu yang kurang bagus,” timpalnya menjelaskan.
Dirinya mengaku sempat menerima laporan mengenai adanya keterlambatan dalam input data. Setelah dikonfirmasi ternyata kendala jaringan ada pada peserta yang mendaftar, bukan pada server PPDB.
“Kemarin ada orang tua menanyakan kepada saya melalui DM Instagram, pak kami terlambat input apakah servernya down. Ternyata yang ada adalah saat mereka input jaringan di pihak penginput itu yang kurang bagus,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi berujar bahwa Ketua PPDB kali ini adalah para Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD)pendidikan di Jawa Barat.
“Karena ketua PPDB nya kan sekarang cabang dinas. Makanya kalau ada hal-hal tertentu tadi saya sudah putuskan kan ke kepala sekolah lakukan rapat dengan sekolah kirimkan surat ke ke ketua PPDB,” tuturnya.
Terakhir, Dedi berujar bahwa pihaknya optimi pelaksanaan PPDB di Jawa Barat akan berjalan lancar.
“Mudah-mudahan PPDB tahun ini bisa berjalan lebih baik dari tahun kemarin dan kita optimistis bahwa PPDB di Jawa Barat bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dedi juga menegaskan dalam PPDB kali ini untuk memperhatikan dan memperjuangkan siswa miskin. Mereka harus terfasilitasi untuk tetap bisa sekolah. Dia juga mengingatkan agar tidak ada satu orang pun yang melanggar sistem yang sudah dibangun.
“Dalam PPDB ini perjuangkan yang miskin untuk bisa bersekolah dan yang kedua jangan melanggar sistem. Karena ketua PPDB adalah Kepala Cabang Dinas (KCD) makanya kalau ada hal-hal tertentu, tadi saya sudah putuskan kan ke kepala sekolah lakukan rapat dengan sekolah kirimkan surat ke ke ketua PPDB. Saya sudah instruksikan ke KCD untuk segera memutuskan PPDB ini agar bisa segera berjalan,” ucapnya. (*)
Sumber: Berbagai sumber


You may like

Diduga Manupulasi Nilai Rapor, Disdik Jabar Batalkan Penerimaan 51 Calon Siswa Jalur Prestasi PPDB SMAN di Depok

Pemprov Jabar Bakal Anulir Kelulusan Calon Peserta Didik yang Terbukti Curang di PPDB

Disdik Jabar: PPDB 2024 SMA Bakal Dimulai 3 Juni 2024

Pj Gubernur Jabar: Pembangunan 144 SMA/SMK Jadi Prioritas

Disdik Jabar Terima 2.000 Aduan PPDB 2023, Mayoritas Pemalsuan Data KK agar Lolos Jalur Zonasi

Disdik Jabar Dukung Wacana Pengelolaan SMA/SMK Dikembalikan ke Daerah, Keputusan Ada di Pemerintah Pusat
Pos-pos Terbaru
- Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB
- Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif
- Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai
- Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah
- Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang




