Nasional
Jelang Nataru, Kapolri Paparkan Dua Hal yang Harus Diantisipasi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pos Terpadu Cikopo yang berlokasi di Ruas Tol Cipularang dalam rangka memastikan kesiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam tinjauannya kali ini, terdapat dua hal yang mesti diantisipasi selama melaksanakan pengamanan Nataru.
“Saya wanti-wanti betul, bahwa seluruh jajaran rekan-rekan Kapolres yang telah menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan,” kata Kapolri dalam keterangan pers, Rabu (22/12/2021).
Untuk tahun ini, kata Jenderal Sigit, masyarakat diberikan kelonggaran dalam beraktivitas yang dimana berpotensi menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Sementara, disisi lain, laju pertumbuhan Covid-19 diharapkan tidak mengalami peningkatan ketika Nataru maupun setelah periode tersebut.
“Disisi lain Covid-19 itu masih ada. Rekan-rekan mau tidak mau harus menghadapi dua masalah tersebut. Disatu sisi diberikan kelonggaran, disisi lain tempat atau area tertentu, kita harus betul-betul mampu melaksanakan penegakan protokol kesehatan secara kuat. Dua hal itu harus dilaksanakan. Sehingga disatu sisi ekonomi bisa tumbuh namun disisi lain, laju pengendalian Covid-19, betul-betul bisa kita pertahankan sampai dengan pasca – Nataru nanti angkanya tetap stabil,” kata
Selain itu, Listyo Sigit Prabowo menuturkan, dua hal tersebut yang mau tak mau mesti dihadapi oleh jajarannya.
“Pengendalian Covid-19, betul-betul bisa kita pertahankan sampai setelah Natal dan Tahun Baru, nanti angkanya tetap stabil,” tutur dia.
Dia berharap agar pengalaman yang terjadi pada Nataru sebelumnya tak terulang kembali.
“Pengalaman setelah Nataru ada kenaikan dua setengah kali lipat. Harapan kita jangan sampai setelah Natal dan Tahun Baru, angka tersebut mengalami kejadian yang sama seperti tahun yang lalu,” tutur Sigit.
Dilaporkan, pada pengamanan Nataru kali ini, sebanyak 177.212 personel diterjunkan, 1.113 pos pelayanan, dan 3.159 pos pengamanan di 34 Polda. (*)

You may like

Bulog dan Polri Gelar Pasar Murah di Karawang dan Bekasi, Stabilkan Harga Pangan

Apdesi Karawang Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini Alasannya

Bagaimana Aturan Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil Berdasarkan Undang-Undang?

PBHI Nilai Penempatan Anggota Polri di Luar Institusi Sah Asal Sesuai Tupoksi

MK Larang Polisi Aktif Jadi Pejabat Sipil, Margarito Kamis: UU Masih Membolehkan!

Penempatan Anggota Polri di Luar Institusi Polri Dinilai Sah Berdasarkan Undang-Undang
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel







