Regional
Januari Hingga Agustus 2022, Kasus HIV/AIDS di Subang Bertambah 200 Orang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID -Sejak Januari hingga awal Agustus 2022, Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Subang terus mengalami peningkatan.
Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, mengatakan, dari akhir tahun 2021 hingga awal Agustus 2022, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Subang mengalami peningkatan sebanyak 200 kasus.
“Dalam 8 bulan terakhir ini ada penambahan 200 kasus HIV/AIDS di Subang,” ujar dr. Maxi dilansir TribunJabar.id, Jumat (5/8/2022).
Ia juga mengungkapkan, saat ini ada 2.800 jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Subang.
“Jumlah ini kalau kita bagi 30 kecamatan, mungkin ada 45 orang di setiap kecamatan,” katanya.
Menurutnya, jumlah tersebut sangat mengkhawatirkan karena bisa saja menular dengan mudah, meskipun penularannya tak secepat Covid-19.
“Jadi umumnya, orang yang tertular ini benar-benar ingin tertular, seperti orang yang suka dengan seks bebas, penggunaan jarum suntik,” tuturnya.
“Apalagi di Subang ini ada 86 lokasi hotspot atau tempat-tempat protitusi terselubung tapi terbuka dan ditambah prostitusi via medsos yang dilakukan di hotel-hotel dan tempat kos,” imbuhnya.
Selain itu, kata Maxi, yang lebih memprihatinkan lagi ada sekitar 60 anak dan balita juga yang positif terkena HIV/AIDS, padahal sudah ada program PPIA (Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak).
“Secara teori, perempuan hamil yang mengikuti program PPIA, anaknya tidak akan positif HIV.”
“Namun, jika orangnya tiba-tiba datang ke Subang dan langsung melahirkan, itulah yang tidak bisa kami intervensi,” ungkapnya.
Dinas kesehatan Kabupaten Subang sejauh ini terus melakukan sosialisasi bahkan pemberian alat kontrasepsi ke para pekerja seks komersial.
“Namun yang paling sulit kita berikan pembinaan ini adalah para pencinta open BO atau prostitusi via medsos yang dilakukan di hotel-hotel dan tempat kos karena mereka tersembunyi,” ucapnya.
Maxi berharap, masyarakat harus waspada dan bisa berperilaku baik dan tidak menggunakan jarum suntik dan menghindari perilaku seks bebas.
“Untuk menekan penyebaran HIV/AIDS yang terpenting warga harus sama-sama sadar akan bahaya penyakit tersebut dan hindari perilaku seks menyimpang seperti gonta-ganti pasangan,” katanya. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Warga Diimbau Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Jasa Pengiriman

Musyawarah Daerah FK-PKBM Kabupaten Subang Sukses Digelar, Neneng Tuti Sutimah,S.Pd Terpilih Kembali Jadi Ketua

Usai Pelantikan Pengurus AMKI Jawa Barat, Catur Azi Berpesan Media Wajib Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus AMKI Jawa Barat Resmi Dilantik, Pesan Ketum AMKI Pusat Ajak Media Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Pertamina EP Subang Field Nyalakan Harapan Pendidikan Lingkungan Lewat Program PELITA

Polres Subang Ungkap Jaringan Sediaan Farmasi Ilegal, 6 Tersangka Ditangkap
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir






