Regional
DPRD Sudah Anggarkan TPP 13, Pencairan Tunggu Regulasi Pusat
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang telah mengalokasikan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Non Guru.
Namun hingga Bupati Karawang di-Pjs-kan, tambahan penghasilan berbasis kinerja bagi ASN di lingkungan kerja Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang sampai hari ini belum juga dicairkan.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd,i. MH. mengungkapkan, alasan mengapa belum cairnya TPP 13 ini dikarenakan belum adanya kejelasan aturan atau regulasi dari Pemerintah Pusat.
“Alokasi anggaran TPP 13 ini memang sudah kita persiapkan, namun yang jadi masalahnya adalah regulasi dari pusat sampai ke bawahnya,” ujarnya kepada Infoka, Selasa (29/9).
Kemudian disoal kenapa TPP 13 ini sudah dialokasikan oleh Pemerintah Daerah sementara regulasinya belum jelas, Endang menjawab karena pihak DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat itu menyakini sepanjang berjalannya waktu di tahun 2020 ini akan muncul regulasi yang mengatur kaitan TPP 13 tersebut.
“Hal ini pun sama terjadi dengan kabupaten kota yang lain ya, mereka menunggu TPP 13,” terangnya.
Endang menambahkan, sebenarnya tidak menyalahi aturan jika anggaran TPP 13 sudah dialokasikan, meskipun memang belum memiliki regulasi yang jelas.
“Tidak menyalahi aturan, boleh-boleh saja sambil menunggu aturannya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini regulasinya turun,” harapnya.
Masih Endang menambahkan, jikapun alokasi anggaran TPP 13 ini tidak cair, anggaran tersebut otomatis menjadi SILPA dan akan menjadi cadangan APBD 2021.
“Kalau TPP 13 ini tidak terserap ya menjadi SILPA, dan besarannya sama dengan TPP reguler. Dari pada kita tidak menganggarkan ini akan lebih fatal,” pungkasnya. (cho)

You may like

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






