Connect with us

Regional

Di Tasikmalaya Sejumlah Pohon dan Rumah Rusak Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Published

on

INFOKA.ID – Sebuah rumah warga di Kampung Cipancur RT 03 RW 05, Desa Cidadali, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, rusak berat setelah ditimpa pohon tumbang yang roboh diterjang angin kencang, Senin (28/12/2020) sekitar Pukul 07.30 Wib.

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, pemilik rumah, Usep (45) mengatakan, hujan deras terus mengguyur sejak subuh hingga pagi hari di sekitar wilayah Cikalong. Ditambah dengan tiupan angin yang sangat kencang. Hal itu mengakibatkan pohon disekitar rumahnya tumbang dan menimpa rumah.

Tumbangnya pohon juga menghancurkan mobil yang terparkir didepan rumah tersebut. Sehingga atap rumah dan mobil bagian depannya mengalami kerusakan cukup parah.

“Awalnya hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak dini hari hingga subuh. Sesekali terdengar riuhnya terjangan angin yang sangat kencang,” katanya.

Sebetulnya, lanjut Usep, dirinya sempat khawatir akan pohon tumbang. Namun karena malam masih gelap maka ia pun urug keluar rumah. Disamping itu, warga lainnya juga tidak berani keluar rumah karena takut cuaca yang terjadi diluar.

“Pohon roboh menimpa atap rumah. Kami sekeluarga sempat kaget mendengan suara yang sangat kencang, brukk. Saya langsung evakuasi keluarga keluar rumah menjauh dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Pjs Danramil 1220/Cikalong Letda Inf Santoso menyebutkan, peristiwa tumbangnya pohon yang menimpa rumah warga tidak ada korban. Tetapi kerusakan rumah dan kendaraan milik korban cukup parah. Selain itu, batang pohon dan tanah tebing penyangga melintang dan menimpa badan jalan.

Sehingga akses jalur jalan yang menghubungkan antara jalan Kampung Cipancur dan Kampung Cipendeuy tertutup pohon. Jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

“Pohon roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan. Tidak ada korban, hanya rumah korban rusak parah di bagian atap dan 1 unit mobil pick up rusak bagian pintu depan. Ditaksir kerugian mencapai sekitar Rp.50.000.000,” katanya.

Untuk membuka akses jalan, kata Santoso, pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa dan BPBD. Dengan dibantu warga sekitar, pihaknya menerjunkan pasukan untuk membersihkan jalan dan mengevakuasi rumah korban. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement