Connect with us

Regional

Bupati Bekasi Percepat Pembangunan di Tahun Ini

Published

on

INFOKA.ID – Bupati Eka Supria Atmaja menegaskan bakal mempercepat realisasi pembangunan di tahun ini. Bahkan, di triwulan pertama, proyek infrastruktur diyakini mulai berjalan.

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, percepatan ini dilakukan setelah dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan fisik baru dikerjakan pada semester kedua. Tidak sedikit proyek pembangunan yang baru digelar di triwulan akhir, bahkan jelang akhir tahun.

Akibat realisasi pembangunan terlambat, tidak sedikit proyek yang dikerjakan tidak maksimal lantaran keterbatasan waktu. Bahkan, ada pula yang justru tidak selesai. Dengan kondisi ini, warga pun tidak dapat menikmati hasil pembangunan seperti yang dijanjikan pemerintah.

“Kondisi tersebut jangan sampai terulang lagi tahun ini. Makanya, percepatan sedang kami lakukan agar pembangunan benar-benar dikerjakan dengan maksimal hasilnya,” kata Eka, Senin, 4 Januari 2021.

Untuk merealisasi percepatan pembangunan itu, lanjut Eka, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bakal ditandatangani di awal pekan ini. Setelah itu, berbagai program dapat mulai berjalan, termasuk pembangunan infrastruktur.

“Pokoknya DPA ini harus minggu pertama Januari ini harus sudah ditandatangani, selanjutnya tinggal tahapan-tahapan lainnya sampai seluruh program dapat mulai terealisasi. Seperti pembangunan, sudah mulai disiapkan lelangnya dan Maret sudah bisa berjalan,” ucap dia.

Seperti diketahui, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Bekasi 2021 sebesar Rp 6,67 triliun.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2017-2022, postur anggaran di tahun keempat ini akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur.

Eka mengatakan, pembangunan SDM bakal dititikberatkan pada penyerapan tenaga kerja serta peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan. “Jadi untuk pembangunan Pendidikan, selain kualitas pendidikannya ditingkatkan, sarananya juga kami tingkatkan dengan merehabilitasi sekolah dan membangun unit sekolah baru,” ucap dia.

Sedikitnya Rp 192,2 miliar disiapkan khusus untuk pembangunan di sekolah. Anggaran itu bakal digunakan untuk pembangunan sekolah baru dan perbaikan ratusan ruang kelas rusak, baik di sekolah dasar maupun menengah pertama.

“Pembangunan ini jangan sampai baru dikerjakan pas mau tahun berakhir, saya minta dipercepat agar ketika nanti anak sekolah masuk sekolah, bangunannya sudah bagus,” ucap dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Uju menyatakan, pihaknya telah memonitor langsung seluruh organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan program kerjanya yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

OPD diminta tidak lagi menunda sejumlah proses administratif sehingga seluruh program kerjanya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Percepatan proses sudah mulai dari DPA diharapkan minggu pertama sudah selesai, disahkan sehingga minggu kedua sudah bisa ke langkah-langkah sebagainya, diharapkan pengadaan barang dan jasa sudah berjalan. Kemudian juga jadwal di dinas harus sesuai dengan komitmen kami yang mengejar percepatan,” ucap dia.

Diakui Uju, realisasi pembangunan 2020 terlambat. Hal itu disebabkan karena pandemi covid-19 yang membuat porsi anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. Namun, Uju meyakinkan kondisi demikian tidak terulang di tahun ini setelah dilakukan mitigasi.

“Tentu untuk anggaran pandemi tetap tersedia karena kami telah melakukan mitigasi. Ada prioritas seperti pemulihan ekonomi masyarakat. Namun dengan percepatan yang kami lakukan, seharusnya tidak ada lagi pembangunan yang terlambat dilakukan, bahkan mau akhir tahun baru dikerjakan,” ucap dia. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com