Regional
BPBD Cianjur Waspadai Bencana Alam Susulan di Sejumlah Kecamatan
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur terus mewaspadai bencana longsor dan banjir susulan yang dapat melanda sejumlah kecamatan di Cianjur dengan menyiagakan seribuan relawan untuk segera mengevakuasi warga saat melihat tanda alam.
Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan masih tingginya curah hujan terutama saat petang, membuat potensi terjadinya bencana alam susulan dapat terjadi setiap saat seperti banjir yang melanda sebagian besar Kecamatan Cibeber, Sindangbarang dan Cidaun, sehingga seluruh relawan yang ada disiagakan.
“Curah hujan dengan intensitas tinggi akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur mulai dari wilayah utara hingga selatan, sehingga perlu diwaspadai karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana. Relawan diminta melakukan pengawasan dan mengambil tindakan cepat,” katanya, Minggu (9/10/2022).
Dalam dua hari terakhir, bencana alam banjir dan longsor melanda empat desa di Kecamatan Cibeber, banjir merendam puluhan rumah di tiga desa di Kecamatan Sindangbarang dan banjir juga merendam seratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cidaun.
Di Kecamatan Cibeber, tutur Rudi, sebanyak 14 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 27 orang terpaksa mengungsi, empat unit rumah dilaporkan tertimbun longsor disertai pergerakan tanah dan 10 rumah lainnya mengalami rusak sedang dan ringan, sehingga untuk antisipasi warga diungsikan ke tempat aman.
“Untuk wilayah Cibeber karena intensitas hujan masih tinggi terutama saat petang, berpotensi terjadinya bencana alam susulan ditambah pergerakan tanah terus meluas sehingga warga diimbau waspada dan segera mengungsi,” katanya.
Sedangkan 35 kepala keluarga di empat desa di Kecamatan Cibeber yang sempat terendam banjir, tidak ada yang mengungsi namun mereka diimbau untuk tetap waspada dan segera mengungsi ketika melihat air sungai kembali meluap.
“Termasuk seratusan lebih rumah yang terendam banjir di Kecamatan Sindangbarang dan Cidaun tidak ada yang mengungsi, sejak Minggu pagi sudah mulai membersihkan rumahnya dari lumpur yang disisakan banjir, namun mereka tetap diminta waspada dan meninggikan barang di dalam rumah antisipasi banjir susulan,” katanya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Sinergi PLN Bersama BPBD dan Basarnas Percepat Pemulihan Dampak Banjir di Sukabumi dan Cianjur

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Dilantik Hari Ini

Operasi KRYD, Polres Cianjur Amankan 624 Knalpot Brong dan 234 Botol Miras

Sepanjang 2024, BPBD Sukabumi Catat 202 Bencana, Ini yang Paling Banyak Terjadi

3 Korban Longsor di Banjarwangi Garut Ditemukan
Pos-pos Terbaru
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern
- 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang






