Nasional
BNPT Waspadai Modus Pendanaan Teroris via Cryptocurrency
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mewaspadai potensi modus baru yang digunakan para kelompok teroris memakai aset virtual atau dikenal cryptocurrency hingga multi-level marketing (MLM).
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan selain dua hal tersebut, sejumlah kegiatan ekonomi lain yang diwaspadai adalah pemanfaatan korporasi dan penjualan obat-obatan terlarang.
“Pendanaan menggunakan aset virtual, atau mungkin ramai hari ini yang dikenal dengan cryptocurrency, dan pendanaan pemanfaatan pinjaman online,” katanya di Kantor BNPT Jakarta, Selasa (28/12/2021), dilansir dari CNNIndonesia.com.
Boy mengatakan pihaknya bersama dengan pemangku kepentingan lainnya telah merilis Penilaian Risiko Indonesia Terhadap Tindak Pidana Terorisme dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Tahun 2021.
Dalam rilis tersebut, BNPT mencatat beberapa modus pendanaan kegiatan terorisme seperti, pemanfaatan kotak amal, penggalangan dana dengan embel-embel bantuan sosial, dan penggalangan dana dengan bisnis lokal seperti industri rumahan atau menjual makanan.
Kemudian, penggalangan dana dengan menggunakan skema multi level marketing (MLM) atau skema Ponzi melalui media sosial, penjualan aset pribadi, serta penggalangan dana oleh individu yang bekerja di luar negeri.
“Crowdfunding dengan memanfaatkan sosial media (online) seperti MLM atau skema Ponzi. Pendanaan tersebut juga turut mengancam namun dampaknya belum terlihat,” ujar Boy.
Menurut Boy, catatan tersebut selaras dengan temuan di lapangan. Pihaknya menemukan beberapa modus pengumpulan dana untuk kegiatan terorisme melalui kotak amal, yayasan kemanusiaan, baitul mal, dan usaha legal.
Menurut Boy, secara umum kegiatan penggalangan dana itu tercatat, bahkan memiliki izin. Namun, dalam prakteknya terjadi penyimpangan.
“Siapa yang melakukan penyimpangan itu adalah pengurus-pengurus terkait,” tutur Boy. (*)

You may like

BNPT: Penangkapan Residivis Teroris di Karawang jadi Bentuk Ketegasan Aparat Hukum

Densus 88 Tangkap Penjual Bubur Terduga Teroris di Karawang, Sita Bahan Peledak dari Rumah Kontrakan

Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Teroris di Karawang, Ketua RT: Selalu Berkelit Saat Diminta Identitas

Densus 88 Amankan Seorang Pria diduga teroris di Karawang

Jadi Narasumber Pada Rakor Terkait Terorisme, Ini yang Disampaikan Kalapas Karawang

72 Narapidana Teroris Ucapkan Ikrar Setia Terhadap NKRI
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir







