Connect with us

Regional

BMKG: Jabar Berpotensi Terdampak Siklon Tropis 94W, Warga Diminta Waspada

Published

on

INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat meminta pemerintah daerah maupun warga Jawa Barat untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem dengan berbagai efeknya.

Dilansir dari akun instagram BPBD Jawa Barat, BMKG sebagai Tropycan Cylcone Warning Centre telah mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 94W di Samudra Pasifik dari Timur Laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan.

Bibit siklon tropis ini dapat mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah Timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua, serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan meminta agar BPBD kota/kabupaten dan seluruh warga selalu waspada akan adanya cuaca ekstrem dengan berbagai efeknya.

“Berdasarkan model prakiraan cuaca, Provinsi Jawa Barat berpotensi terdampak siklon tropis 94W pada tanggal 17-19 April 2021. Dengan potensi hujan lebat, angin kencang, kilat petir, dan banjir,” ujar Dani, Rabu 14 April 2021.

Seluruh wilayah, kata dia, termasuk Jawa Barat diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan BMKG dan memonitoring perkembangan potensi bibit Siklon Tropis 94W tersebut.

“Masyarakat juga diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai petir, hujan es, dan sebagainya,” ucap Dani.

“Tentunya harus berhati-hati dengan dampak yang ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalanan licin,” kata Dani melanjutkan.

Dani mengatakan, pihak terkait, termasuk BPBD Kabupaten/Kota diminta bersiap melakukan evakuasi warga yang tinggal di daerah berisiko bencana tinggi dan mengaktifkan tim siaga bencana.

Warga juga diminta terus memantau potensi bencana di tempat tinggalnya dengan mendownload aplikasi inaRISK yang dapat memberikan informasi peringatan dini pada daerah berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement