Regional
BMKG: Jabar Berpotensi Terdampak Siklon Tropis 94W, Warga Diminta Waspada
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat meminta pemerintah daerah maupun warga Jawa Barat untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem dengan berbagai efeknya.
Dilansir dari akun instagram BPBD Jawa Barat, BMKG sebagai Tropycan Cylcone Warning Centre telah mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 94W di Samudra Pasifik dari Timur Laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan.
Bibit siklon tropis ini dapat mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah Timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua, serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan meminta agar BPBD kota/kabupaten dan seluruh warga selalu waspada akan adanya cuaca ekstrem dengan berbagai efeknya.
“Berdasarkan model prakiraan cuaca, Provinsi Jawa Barat berpotensi terdampak siklon tropis 94W pada tanggal 17-19 April 2021. Dengan potensi hujan lebat, angin kencang, kilat petir, dan banjir,” ujar Dani, Rabu 14 April 2021.
Seluruh wilayah, kata dia, termasuk Jawa Barat diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan BMKG dan memonitoring perkembangan potensi bibit Siklon Tropis 94W tersebut.
“Masyarakat juga diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai petir, hujan es, dan sebagainya,” ucap Dani.
“Tentunya harus berhati-hati dengan dampak yang ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalanan licin,” kata Dani melanjutkan.
Dani mengatakan, pihak terkait, termasuk BPBD Kabupaten/Kota diminta bersiap melakukan evakuasi warga yang tinggal di daerah berisiko bencana tinggi dan mengaktifkan tim siaga bencana.
Warga juga diminta terus memantau potensi bencana di tempat tinggalnya dengan mendownload aplikasi inaRISK yang dapat memberikan informasi peringatan dini pada daerah berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir






