Connect with us

Regional

Belasan Hektar Sawah di Desa Cihuni Terancam Kekeringan Akibat Jebolnya TPT Saluran Irigasi yang Dikerjakan CV SSS

Published

on

PURWAKARTA – Belasan hektar areal pesawahan di Desa Cihuni dan sekitarnya terancam kekeringan menyusul jebolnya saluran irigasi di RT 06 RW 03, Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan. Diduga jebolnya saluran irigasi tersebut karena tidak kuat menahan beban debit air.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pengerjaan proyek rehabilitasi saluran irigasi di Desa Cihuni dikerjakan CV SSS tahun 2023 dengan pagu anggaran sekira Rp 700 juta.

Diduga perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dilakukan oleh seorang pengusaha sehingga rentan terjadinya penyimpangan.

Keterangan yang didapat, untuk pengawasan pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi tersebut ditengarai dilakukan oleh pengusaha yang sama dengan yang melaksanakan pekerjaan dengan modus meminjam bendera orang lain.

Kepala Desa Cihuni Anda Suhanda ketika ditemui di kantor Desa Cihuni, Rabu (24/7/2024) membenarkan jebolnya TPT saluran irigasi di wilayahnya sepanjang kurang lebih 20 meter.
Menurutnya, para petani terpaksa memasang pipa agar sawah mereka bisa mendapat pasokan air.

Penggiat lingkungan yang juga sebagai Korwil Jampang Pantura Purwakarta Arsena sangat menyesalkan kinerja dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang tidak bisa bekerja secara profesional sehingga mempercayakan pekerjaan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dikerjakan oleh seorang pengusaha.

“Bagaimana pekerjaan bisa benar kalau perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dilakukan oleh orang yang sama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Ryan Oktavia ketika dihubungi menyarankan agar konfirmasi ke Kabid Sumber Daya Air (SDA).

Kabid SDA Rahmat Amin saat dikirim pesan singkat lewat WhatsApp dan dihubungi tidak kunjung memberikan jawaban. (Taufik Ilyas)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement