Regional
Angka Kematian Terus Bertambah, Ada Lebih dari 800 Pasien Aktif Covid-19 di Kota Sukabumi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Seiring bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Sukabumi, kasus meninggal dunia di akibat Covid-19 awal bulan Juli ini terus meningkat.
Pada akhir Juni 2021, GTPP Covid-19 Kota Sukabumi mencatat sudah ada 89 orang yang dinyatakan meninggal dunia terpapar Covid-19.
Sejak 1 Juli hingga 11 Juli 2021 peningkatan terjadi signifikan terjadi. Dari awalnya 89 kini total menjadi 118 orang meninggal karena corona.
“Memang awal bulan Juli ini tercatat 29 meninggal dunia, melebihi bulan sebelumnya yang hanya 22 orang (meninggal dunia),” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana, seperti dikutip dari TribunJabar.id.
Peningkatan meninggal dunia terjadi, seiring lonjakan kasus terpapar positif yang saat ini totalnya mencapai 4.542 kasus.
“Jadi angka kematiannya 2,6 persen, sementara tingkat kesembuhannya tunggi mencapai 77, 09 persen,” tutur Wahyu.
Jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 yang saat ini sedang menjalani perawatan isolasi di RS mau pun isolasi mandiri jumlah semuanya di atas delapan ratus orang.
“Saat ini 886 sedang menjalani isolasi,” ucap Wahyu. (*)


You may like

Warga Desa Terharu, PLN Hadir Membantu Pasca Banjir Bandang di Kabupaten Sukabumi

PLN All Out Pulihkan Kelistrikan di Jampang Kulon Meski Akses Jalan Terputus

Kisah Pejuang Listrik yang Tetap Bertugas Meski Rumahnya Tertimbun Longsor

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

PLN UP3 Karawang Bantu Percepatan Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana di Sukabumi

Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dianiaya Dengan Senjata Tajam
Pos-pos Terbaru
- Pemuda Pancasila Siap Dukung & Sukseskan Musda Partai Golkar
- Bukan dari PHE ONWJ, Hasil Labfor Ungkap Ceceran Minyak di Pesisir Karawang Tak Identik
- Pemkab Karawang Luncurkan Program Serap Naker Warga Desil 1 – 3
- Paska Pelantikan, Pisah Sambut Kepala KUA Telagasari Berlangsung Khidmat
- Skandal Tunjuk Rekanan Proyek Drainase Rp400 Juta DPUPR Karawang Dibongkar LBH CAKRA






