Regional
Angka Kematian Ibu-Bayi di Cianjur Masih Tinggi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Kesehatan Cianjur mengungkapkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Cianjur masih tinggi.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Cianjur Teni Hernawati merinci angka ibu meninggal di tahun 2022 mencapai 14 kasus dan angka kematian bayi mencapai 60 kasus.
Sedangkan di tahun sebelumnya, kasus kematian ibu di angka 49 kasus dan kematian bayi di angka 178 kasus.
“Ada penurunan dibandingkan tahun lalu, tapi angkanya tetap tinggi, kematian ibu sudah belasan kasus. Dan angka kematian bayi sudah 60 kasus, itupun baru data laporan dari puskesmas belum ditambah dengan laporan dari rumah sakit. Ditambah lagi hingga akhir tahun masih ada 4 bulan, jadi bisa saja angkanya kembali bertambah,” ujar Teni dilansir Detikcom, Jumat (26/8/2022).
Menurutnya, masih tingginya angka kematian ibu dan bayi disebabkan banyak faktor, diantaranya ekonomi dan infrastruktur.
“Ada faktor pendidikan juga, tepatnya edukasi ibu hamil. Tapi yang paling utama itu ekonomi dan infrastruktur,” kata dia.
Teni menjelaskan faktor ekonomi, masih banyak masyarakat yang terkendala pembiayaan persalinan sehingga masyarakat enggan pergi ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kondisi ibu saat akan melahirkan.
“Untuk faktor ekonomi lebih ke pembiayaan, tapi kami sedang upayakan agar setiap ibu melahirkan terutama yang tidak mampu agar mendapat jaminan kesehatan, sehingga mau pergi ke fasilitas kesehatan saat melahirkan,” kata dia.
Di sisi lain, infrastruktur juga menjadi kendala karena masih banyaknya jalan yang belum mulus sehingga warga sulit menjangkau fasilitas kesehatan. (*)
Sumber: Detikcom

You may like

Sinergi PLN Bersama BPBD dan Basarnas Percepat Pemulihan Dampak Banjir di Sukabumi dan Cianjur

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Dilantik Hari Ini

Operasi KRYD, Polres Cianjur Amankan 624 Knalpot Brong dan 234 Botol Miras

Puluhan Warga Cianjur Keracunan Massal Hidangan Acara Pernikahan, 1 orang Meninggal Dunia

Polisi Ringkus Hacker Penjual Akses Aplikasi Situs Judi Online Terblokir
Pos-pos Terbaru
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern
- 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang







