Connect with us

Regional

Akses Menuju Lokasi Banjir Bandang di Sumedang Masih Tertutup Longsor

Published

on

INFOKA.ID – Akses menuju lokasi banjir bandang di daerah Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, masih tertutup material longsor, Jumat (26/3/2021) pagi.

Material longsor berupa tumpukan tanah dan bambu itu hingga saat ini masih menutupi akses jalan tersebut dan sedang disingkirkan menggunakan alat berat.

Dilansir dari TribunJabar.id, longsor tersebut terjadi di beberapa titik, di antaranya di Kampung Cilangkap, Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan. Saat ini petugas gabungan masih melakukan evakuasi material longsor.

“Di Desa Citengah dan Desa Cipancar ini memang ada beberapa titik longsor dan juga banjir bandang,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Sumedang, Iwan Hermawan.

Iwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih fokus melakukan evakuasi material longsor yang dilakukan sejak malam hari atau saat pertama kali longsor terjadi supaya aksesnya bisa kembali terbuka.

“Beberapa stakeholder juga terlibat, mulai BPBD, Basarnas, TNI/Polri dan banyak sekali relawan karena ada beberapa yang menjadi korban,” ucapnya.

Sementara terkait korban banjir bandang, kata Iwan, pihaknya menerima informasi ada 4 orang yang terseret arus dengan rincian tiga dibawa ke RSUD Sumedang dan satu orang dinyatakan hilang.

“Ada korban meninggal dunia juga, tadi kurang lebih jam 06.00 WIB sudah ditemukan oleh tim dan sudah teridentifikasi identitasnya. Ada juga yang masih di rumah sakit,” kata Iwan.

Sebelumnya, korban yang meninggal dunia itu bernama Mamat Rohmat alias Wareng (40) dan korban yang mendapat perawatan di RSUD bernama Soleh. Sedangkan, untuk dua orang lagi dikabarkan bisa menyelamatkan diri saat kejadian tersebut.

“Kemarin kita menerima informasi ada 4 orang (yang terset arus) yang kemudian ada yang dibawa ke rumah sakit, dan ada yang dinyatakan hilang,” ucapnya. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement