Regional
Ada Apa Antara Polres dan Kejari Karawang, Gary Pastikan Tak Akan Tinggal Diam Usai Menerima Putusan Prapid
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pengadilan Negeri (PN) Karawang akhirnya mengambil keputusan terkait permohonan tuntutan Praperadilan (Prapid) yang diajukan Pihak Pemohon, Kantor Hukum Gary Gagarin & Partners melawan Pihak Termohon, Polres Karawang, Senin (8/1/2024).
Hakim memutuskan menggugurkan permohonan Praperadilan AAM melalui tim kuasa hukumnya terhadap termohon yakni Polres Karawang.
Ketua Tim Kuasa Hukum Pemohon Gary Gagarin Akbar kepada wartawan yang menemuinya usai sidang menyampaikan kekecewaannya. Karena permohonan praperadilan yang diajukan pihaknya digugurkan oleh hakim, dengan alasan adanya pelimpahan berkas dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada pengadilan.
“Tentu saja ini tidak sesuai dengan yang kami harapkan, tapi suka tidak suka, mau tidak mau kami hormati keputusan pengadilan ini,” ucap Gary, Senin (8/11/2024).
Adanya putusan tersebut, Gary menggarisbawahi terkait dengan tindakan dari penyidik Polres Karawang dan juga tindakan dari JPU. Karena seharusnya dua institusi ini dapat saling mengontrol terkait dengan penanganan perkara yang dilakukan.
“Misalnya ketika terjadi penangkapan, dimana sebelum penangkapan banyak sekali proses yang tidak dilakukan, bahkan ketika pertama kali ditangkap klien kami sudah mengajukan Restoratif Justice (RJ) tapi tidak ada respon, justru sampai kami minta dokumen tidak diserahkan juga tidak diperlihatkan sampai kami akhirnya mengajukan praperadilan,” tegasnya.
Anehnya, lanjut Gary, ketika pihaknya mengajukan praperadilan justeru proses pelimpahan dari Penyidik Polres Karawang kepada JPU sangat cepat.
“Bahkan ketidakhadiran Polres Karawang dalam persidangan pertama itu, bisa diindikasikan atau diduga bahwa mereka (Penyidik Polres Karawang.Red) sudah berniat menggugurkan praperadilan,” jelasnya.
“Ini dibuktikan dengan tindakan-tindakan yang kami temukan di lapangan, salah satunya dengan kami sudah mencoba melengkapi kekurangan berkas yang dilakukan oleh Penyidik kepada Kejaksaan. Tapi Kejaksaan itu juga ternyata tidak teliti dan sangat terburu-buru dalam melimpahkan perkara ini ke Pengadilan,” imbuhnya.
Gary menambahkan, antara institusi Kepolisian dan Kejaksaan terkesan sangat cepat melimpahkan perkara, ada apa antara institusi Kepolisian dan Kejaksaan. Seharusnya praperadilan ini menjadi momentum bagi Polres Karawang untuk membuktikan bahwa mereka seharusnya sudah sesuai prosedur dalam melakukan penahanan kliennya.
“Meski permohonannya tidak dikabulkan itu bukan berarti pihaknya tidak bisa membuktikan dalil, tetapi karena memang penyebabnya, adanya pelimpahan perkara yang sudah masuk di Pengadilan untuk minta diadili,” terangnya.
Masih Gary menambahkan, meski pihaknya menerima putusan PN Karawang, bukan berarti pihaknya tinggal diam. Pihaknya dari awal sudah mengendus adanya hal-hal fundamental ketika dalam penangkapan dan penahanan kliennya yang tidak sesuai dengan kode etik profesi dalam penanganan perkara.
“Temuan-temuan itu sudah kami sampaikan ke Propam Mabes Polri dan kami tinggal menunggu dalam waktu dekat tindaklanjut dari Mabes Polri. Kami juga akan menyurati ke sejumlah lembaga negara karena menurut kami hal ini bukan lagi suatu perkara yang bisa ditoleransi, ini sudah sangat berat (pelanggaran.Red). Artinya siapa pun oknum-oknum yang diduga terlibat, baik pihak Kepolisian dan Kejaksaan, kami pastikan akan kami proses ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (cho)

You may like

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta

Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian

Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang

Laskar Farm Lapas Karawang Unjuk Gigi, Kirim Sapi Unggulan ke Kontes Piala Presiden 2026
Pos-pos Terbaru
- Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
- Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
- Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
- Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian






