Connect with us

Regional

352 Rumah Terendam dan 997 Orang Terdampak Banjir Akibat Meluapnya Dua Sungai di Karawang

Published

on

KARAWANG – Banjir menerjang Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Kamis (4/1/2024).

Banjir terjadi menyusul meluapnya Sungai Cibeeet dan Citarum yang mengalir di daerah tersebut. Ketinggian air mencapai 2 meter.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming mengatakan banjir terjadi di permukiman warga di 5 RT di 2 RW yaitu RT 01, RT 02 RT 03 di RW 01 dan RT 05, RT 07 di RW 02 Desa Karangligar.

“Banjir yang merendam ratusan rumah warga ini terjadi sejak Rabu 3 Januari 2024,” katanya.

Ia mengatakan, ketinggian air yang menggenangi ratusan rumah warga itu mencapai 50-100 sentimeter.

Banjir di Desa Karangligar juga merendam sejumlah sarana ibadah, dan pendidikan atau sekolah.

“Kami dari BPBD Karawang sudah mendirikan pos penampungan untuk warga yang ingin mengungsi dan membuka dapur umum,” katanya.

Dia menambahkan akan terus siaga dan berjaga-jaga, serta memantau ketinggian air di dua sungai besar, Cibeet dan Citarum.

Hal itu dilakukan untuk membantu evakuasi warga jika sewaktu-waktu air meninggi.

Catatan BPBD Karawang, Desa Karangligar merupakan wilayah di Karawang yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

Sebabnya, desa tersebut adalah titik pertemuan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum. Jika di kedua sungai itu air meninggi, maka airnya tumpah ke daerah di sekitar Desa Karangligar.

“Meski di Desa Karangligar tidak hujan tapi ada banjir kiriman dari sungai Cibeet dan Citarum,” ujarnya. (*)