Regional
2.052 Warga Karawang Terjangkit HIV/AIDS, Didominasi Seks Bebas dan Hubungan Sejenis
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengungkapkan sebanyak 2.052 warga Kabupaten Karawang tertular HIV/AIDS.
Staf KPAI (Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia) Kabupaten Karawang Yana Aryana mengatakan rata-rata pengidap HIV/AIDS di Karawang berada dalam usia produktif dengan rentang usia 20 sampai 29 tahun.
“Dari data 2.052 orang yang terjangkit, 63 persen di antaranya berjenis kelamin laki-laki. Mereka terjangkit HIV AIDS karena hubungan seks bebas, termasuk hubungan seks sesama jenis,” katanya, Rabu (31/8/2022).
Ia mengatakan data tersebut diambil dari tahun 1992 sampai Juni 2022.
Tahun 90-an, penyebab tertinggi kasus HIV/AIDS di Karawang adalah trend jarum suntik. Virus itu tertular dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik. Namun di tahun 2016, trend itu bergeser.
“Kalau dari tahun 2016 sampai tahun ini itu bergeser, sekarang trendnya homo seksual yang menjadi penyumbang kasus terbanyak,” katanya.
Bahkan tahun ini pihaknya pernah melakukan tes kepada 450 homoseksual, 80 orang di antaranya mengidap HIV/AIDS.
Yana Aryana, menjelaskan pihaknya sudah membuka layanan klinik PDP (Pelayanan, dukungan dan pengobatan) di rumah sakit dan Puskemas.
Kemudian, untuk pengobatan sendiri, pihaknya telah membuka akses PDP obat ARV di 2 rumah sakit dan 7 Puskesmas di Kabupaten Karawang.
“Ada, kita dengan Dinas Kesehatan menyediakan akses penerimaan obat yang tersebar di RSUD Karawang dan Rumah sakit Paru. Untuk Puskesmas ada 7, di Kecamatan Cilamaya, Ciampel, Cikampek, Lemahabang, Rengasdengklok, Kutawaluya dan kecamatan Pedes. Untuk di puskesmas hanya untuk lini 1 atau masih stadium awal,” jelasnya.
Yana menerangkan, KPA Karawang selalu gencar melakukan sosialisasi mengenai HIV/AIDS mulai dari informasi tentang penyakitnya, penularannya, hingga penanganannya.
Pihaknya juga mulai menyasar remaja dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Seperti di sekolah-sekolah dan kampus.
“Kita masuk ke Majlis Taklim, ke kader posyadu, hingga di dunia kerja, kita masuk ke perusahaan juga untuk kegiatan sosialisasi,” ungkap dia.
Yana juga kembali menegaskan agar masyarakat menghindari seks bebas dan wajib setia dengan pasangannya. Kemudian jika mengalami gelaja HIV/AIDS untuk segera memeriksakan diri.
“Yang punya prilaku atau gejala ayo tes, semakin cepat semakin baik dalam penanganan, HIV sudah ada obatnya,” tandasnya. (*)

You may like

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir







