Connect with us

Regional

180 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 di Jabar Kedaluwarsa Akhir Januari

Published

on

INFOKA.ID – Sebanyak 180.000 dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer di Jawa Barat akan kedaluwarsa pada akhir Januari 2022. Vaksin tersebut pun direncanakan akan digunakan untuk booster.

“Kemudian kita di semua provinsi mau kedaluwarsa rata-rata (vaksin) AstraZeneca dan Pfizer. Jawa Barat tidak sebanyak provinsi provinsi di Jawa. Kita hanya 180 ribuan (vaksin nyaris kedaluwarsa),” kata Ridwan Kamil, Selasa (4/1/2021).

Kang Emil sapaan akrabnya mengatakan akan menggunakan vaksin tersebut untuk booster terhadap TNI, Polri dan tenaga kesehatan (nakes) yang mayoritas telah mendapatkan dua kali vaksinasi.

Ia pun memastikan vaksin booster pertama di Jabar itu akan diberikan kepada garda terdepan penanganan Covid-19 secara langsung.

“Jika mepet kita beri booster, tapi untuk nakes dan TNI Polri. Itu kebijakan di Jabar sebagai benteng tembahan mereka bertugas cegah covid di garda depan,” cetusnya.

Namun, Kang Emil menyebut tidak memungkinkan vaksin tersebut digunakan untuk pejabat, kepala daerah serta anggota dewan agar bisa dimanfaatkan sebelum masa kedaluwarsa.

“Tapi tetap fokus pada anak usia 6-11 tahun, tapi jika kepepet itu waktu kedaluwarsa 18-30 Januari 2022, maka akan digunakan untuk booster,” bebernya.

Emil berharap, vaksin tersebut bisa digunakan sebelum masa kedaluwarsa. Terlebih Jabar saat ini terus melakukan vaksinasi dengan target 150 ribu hingga 200 ribu dosis per hari.

“Saya optimis Insyaallah tidak ada barang kadaluarsa terjadi dengan straregi ini dan Pak Luhut sudah beri izin,” ungkapnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement