Connect with us

Regional

Wilayah Karawang Diprediksi Diguyur Hujan Sepekan Kedepan, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Published

on

KARAWANG – Wilayah Karawang, Jawa Barat, diprediksi diguyur hujan dalam sepekan kedepan. Warga Karawang diminta waspada dan berhati-hati menghadapi cuaca yang ekstrem ini.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, dari prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Jawa Barat dilanda hujan lebat dalam satu pekan kedepan, termasuk Karawang.

“Dari kemarin tanggal 24 Oktober sampai 30 Oktober 2022 terjadi hujan lebat ekstrem disertai angin dan petir,” kata Yasin, Selasa (25/10/2022) kemarin.

Yasin menerangkan dari keterangan BMKG adanya pembentukan awan yang dapat mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagain besar wilayah Jawa Barat.

Diantaranya yakni Indeks Nino 3.4 (-0.62 hingga -0.64), masih menunjukan kondisi La Nina; Indeks Dipole Mode negatif ( -0.55 hingga -0.57); anomali suhu muka laut di sekitar Jawa Barat masih relatif hangat ( +1.0 s/d +5.7 derajat celcius); gelombang atmosfer terpantau aktif disekitar Pulau Jawa, pada akhir pekan terpantau pola siklonik sebelah barat Pulau Sumatera, dan Siklon Tropis Nesat di Utara Perairan Filipina.

Kondisi tersebut mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi maupun konfluensi di wilayah Jawa Barat.

Kondisi global dan regional tersebut didukung pula oleh labilitas atmosfer di sebagian wilayah Jawa Barat yang berada pada kategori labil sedang hingga kuat yang mendukung pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat.

“Artinya saat ini sudah mulai masuk musim hujan atau intensitas hujan lebih tinggi,” katanya.

Yasin mengatakan, atas kondisi itu, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan dinas atau stakeholder lainnya dalam rangka persiapan menghadapi cuaca ekstrem.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan bersiaga dalam menghadapi kondisi cuaca ini.

“Nanti rencananya besok kami akan apel kesiapsiagaan gabungan, Pemda, TNI, Polri dan unsur lain dalam menghadapi bencana akibat cuaca eksrem,” tandasnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement