Regional
Waspada Gempa Sesar Garsela, Pemkab Garut Siapkan Mitigasi Bencana
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan Kabupaten Garut memiliki kawasan sesar bernama Garsela yang membentang di delapan kecamatan.
Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan sesar Garsela merupakan patahan yang aktif lantaran selama ini gempa bumi dengan skala kecil yang telah terjadi beberapa kali di Garut berasal dari sesar tersebut.
Mengantisipasi ancaman gempa dari sesar Garsela, Rudi sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi kebencanaan, salah satunya di Kecamatan Pasirwangi.
“Mitigasi di Pasirwangi kita sudah ada SOP-nya, kalau terjadi kebencanaan ke mana, pertama ke ruang terbuka, ruang terbuka yang aman,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan dalam keterangannya, Sabtu (10/12/2022).
Menurut dia, Kecamatan Pasirwangi adalah satu dari delapan wilayah yang dilalui sesar Garsela. Sehingga wilayah tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk mencegah risiko kebencanaan.
Pemkab Garut, tutur dia, sudah merumuskan dalam mitigasi bencana di kawasan sesar Garsela yang diharapkan bisa menjadi perhatian semua pihak untuk bersama-sama mewaspadai ancaman gempa itu.
“Kita sudah merumuskan dalam mitigasi ketika terjadi bencana, yang berhubungan dengan gempa bumi, semua berhati-hati, bencana ini mau tengah hari, mau malam hari,” katanya.
Rudi berharap langkah mitigasi kebencanaan ini bisa menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Garut dan bukan maksud menakut-nakuti.
“Kami tidak mau menakut-nakuti, tapi kami melakukan mitigasi kebencanaan di semua tempat, terutama ada di sesar Garsela,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini gempa bumi dengan skala kecil telah beberapa kali terjadi di Garut yang berdasarkan hasil kajian PVMBG gempa di Garut dari aktivitas Sesar Garsela.
Dia berharap ancaman bencana alam itu tidak menimbulkan risiko yang besar, untuk itu semua elemen masyarakat berdoa agar semuanya selamat dari bencana alam.
“Kita coba untuk menyampaikan imbauan hati-hati, kita tidak bisa apa-apa, kita tidak bisa berprediksi apapun hanya berdoa kepada Allah,” kata Rudi.
Sebelumnya, Kabupaten Garut diguncang gempa besar berkekuatan 6,1 magnitudo pada Sabtu 3 Desember 2022.
Gempa tersebut terjadi sekira pukul 16.49 WIB, dengan lokasi jelas terletak di 7.49LS, 107.58BT, 46 km Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat, dengan kedalaman 106 km.
Akibat bencana tersebut, dilaporkan sebanyak 135 unit rumah yang tersebar di 40 desa dari 16 kecamatan yang ada di Garut mengalami kerusakan dengan kategori ringan, yakni hanya retak-retak kecil.
Selain itu, seorang warga Kecamatan Selaawi.mengalami luka-luka akibat tertimpa asbes rumah yang jatuh. Sedangkan terkait fasilitas umum yang rusak serta korban jiwa, dilaporkan nihil. (*)


You may like

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel






