Connect with us

Regional

Warga Tunggakjati Kecewa Pelayanan Puskesmas, Timbul Bintik Merah Sampai Bernanah Usai Disuntik Vaksin

Published

on

KARAWANG– Pelayanan puskesmas Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat dinilai sangat mengecewakan.

Hal itu disampaikan salah satu warga bernama Agil (37), usai membawa anaknya yang masih 9 bulan berobat pada 22 Oktober 2024.

Alih-alih mendapat pelayanan sesuai SOP, Agil yang saat itu bersama istrinya dilayani oleh bidan magang yang tidak didampingi oleh bidan senior dalam memberikan pelayanan terhadap anaknya.

Hasilnya, saat akan dilakukan penyuntikan vaksin oleh bidan magang tersebut, anak tersebut sempat menangis hingga mengakibatkan keluar darah pada titik penyuntikan.

Sontak hal tersebut sempat membuat panik pasangan suami istri tersebut yang mana tangisan anak terus terdengar hingga akhirnya ditangani oleh bidan senior di Puskesmas Tunggakjati.

” Anak saya jadi dua kali disuntik, yang pertama sempat sampai keluar darah hingga membuat anak saya menangis,” kata Agil.

Diungkapkan Agil, sesampainya dirumah usai dari Puskesmas, selang beberapa hari timbul bintik merah di sebagian badan.

” Kami kembali berobat di Puskesmas dan hanya dikasih salep dan dianjurkan untuk mandi,” ujarnya.

Agil pun menuruti apa yang disarankan petugas kesehatan Puskesmas, namun hal terduga terjadi, dimana sekujur tubuh anaknya timbul bintik merah besar dan bernanah.

“Tentunya panik sebagai orang tua melihat kondisi anak seperti itu, apa mungkin kami orang tidak mampu jadi perlakuan kepada kami jadi seperti itu,” kesalnya.

Agil dan istri pun kecewa terhadap pelayanan kesehatan Puskesmas yang dinilai asal asalan dalam melakukan pemeriksaan dan mengobati pasiennya.

” Karena kami kecewa, kami bawa anak ke klinik di daerah Tanjungpura. Walaupun harus bayar tapi Alhamdulillah hasilnya memuaskan, kondisi anak saat ini sudah mulai membaik,” ungkapnya.

Agil berharap apa yang menimpa keluarganya tidak menimpa masyarakat lain terkait pelayanan kesehatan di Puskesmas Tunggakjati.

Saat wartawan infoka.id mendatangi puskesmas pada Senin 18 November 2024 untuk mengklarifikasi terkait kejadian tersebut, kepala puskesmas sedang tidak berada di kantor.

Kemudian wartawan infoka.id menemui bidan senior bernama Dina, saat ditemui dan diceritakan ikhwal permasalahan balita yang mengalami bintik merah usai disuntik dua kali dengan bidan magang dan bidan senior tersebut.

” Kami lihat dulu bintiknya seperti apa dan terkait bidan magang yang melakukan penyuntikan tersebut pastinya sudah sesuai SOP, Untuk vaksin yang diberikan kepada balita tersebut fungsinya untuk mengurangi resiko bukan tidak akan kena sama sekali,” jelasnya. (Mio)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement