Connect with us

Regional

Warga Cianjur Diminta Waspada dan Siaga Menghadapi Musim Kemarau

Published

on

INFOKA.ID – Bupati Cianjur Herman Suherman, meminta warga untuk waspada dan siaga menghadapi musim kemarau, terutama mengantisipasi terjadinya kekeringan di sektor pertanian dan kebakaran.

“Warga di sejumlah desa yang rawan terjadi kekeringan dapat membangun embung air yang dapat dimodali dari Dana Desa, sehingga antisipasi sudah dapat dilakukan sebelum masuknya musim kemarau tahun ini,” kata Herman, Jumat (2/6/2023).

Ia mengatakan pihaknya sudah melaksanakan program embung air khusus pertanian yang dibangun pemkab dan pemprov, sebagai stok air bagi warga ketika terjadi musim kemarau, yang diinformasikan BMKG akan terjadi pada Agustus tahun ini.

Untuk desa belum menyiapkan embung air untuk sektor pertanian, Herman meminta petani melakukan antisipasi dengan mengganti model tanaman yang bisa tahan saat musim kemarau, seperti sawah tadah hujan setelah panen ditanam palawija.

“Selama ini pemerintah pusat telah memberikan bantuan untuk desa melalui Dana Desa atau alokasi Dana Desa yang dapat digunakan untuk membangun embung air sebagai upaya mengantisipasi ketika terjadi musim kemarau,” katanya.

Ia juga meminta warga untuk waspada serta mengantisipasi bersama terjadinya kebakaran hutan, lahan pertanian, dan pemukiman, yang kerap terjadi setiap tahun terutama saat masuknya musim kemarau, serta memastikan instalasi kabel listrik di dalam rumah.

“Semua harus waspada dan dapat melakukan antisipasi sebelum kemarau datang, kami sudah meminta camat dan kepala desa untuk mengimbau warga ikut serta mengantisipasi terjadinya kesulitan mendapat air untuk lahan pertanian,” katanya. (*)

Sumber: Antara

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement