Connect with us

Regional

‘War On Drugs’ Gebyar Karawang Tangguh Bersih Narkoba dan Anti Radikalisme

Published

on

KARAWANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan informasi edukasi melalui kampanye pagelaran seni gebyar wujudkan ‘Karawang Tangguh Bersih Narkoba dan Anti Radikalisme’ di era pandemi Covid-19, Rabu (21/7) di aula lantai 3 gedung Pemkab Karawang.

Acara yang digelar secara virtual tersebut dihadiri oleh Direktur Advokasi BNN RI, Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Pol Dr Benny Gunawan, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, Sekjen Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia Anwar Sanusi, Ph.D., Dirjen POLPUM Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Drs. Bahtiar,M.Si, dan Dirjen Sosbud Kemendagri Dr. Drs. La Ode Ahmad, M. Si.

Selain secara virtual, acara tersebut juga turut dihadiri Bupati Karawang (virtual), Komandan KODIM 0604 Karawang, Kapolres Karawang, Kepala Kejaksaan RI Karawang, Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Kepala DISNAKERTRANS Kabupaten Karawang, Kepala DISDIKPORA Kabupaten Karawang (virtual), Kepala DPMD Kabupaten Karawang (virtual), Ketua FORTIKA (Forum Perguruan Tinggi Karawang) dan 90 Pengurus Fortika (virtual), Kepala Desa Anggadita Karawang Dan 10 Satgas (virtual), Kepala Sekolah SMPN 4 Klari dan 10 Satgas (virtual), 10 Perusahaan di Wilayah Desa Anggadita (virtual) dan Ketua GRANAT Karawang (virtual), 30 camat, 297 kades kab karawang (virtual), dan 5 LSM yang sudah kerja sama dengan BNNK.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa mengatakan dalam kegiatan tersebut, BNNK Karawang juga meresmikan Desa Anggadita, Kecamatan Klari menjadi salah satu desa yang dipilih untuk mewujudkan Karawang tangguh dan Bersinar dan Anti Radikalisme

“Peresmian ini kaitannya dengan pelaksanaan program desa bersih narkoba dan kita sinergikan dengan edaran dari Kapolri yaitu Kampung tangguh sehingga kita sinergikan menjadi Karawang tangguh desa bersih narkoba dan anti radikalisme,” kata Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa.

Lanjut Kepala BNNK, seperti apa yang disampaikan Direktur Pencegahan BNPT, bahwa peredaran narkoba dan masalah terorisme di Karawang masih dalam zona kuning.

“Untuk zona di Karawang menurut Direktur Pencegahan BNPT sudah mulai ada penurunan dari merah ke kuning untuk masalah narkoba dan terorismenya. Namun, perlu ada peran maksimal dari masyarakat untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba dan terorisme,” terangnya.

Guna memperlancar program ini, Dea berharap dalam waktu yang dekat Bupati Karawang akan terbitkan SE kepada para camat se Kab Karawang untuk mendukung program P4GN dan anti Radikalisme di kecamatan sampai ke Desa Atensi

Diungkapkannya, hingga saat ini sudah 147 desa yang menganggarkan melalui APBDES untuk program P4GN dari 297 Desa di Karawang. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement