Connect with us

Regional

Wabup Karawang Sebut Kasus Stunting Mengalami Penurunan

Published

on

KARAWANG – Wakil Bupati Karawang Aep Saepuloh menyebut bahwa angka stunting di Kabupaten Karawang mengalami penurunan menjadi 14 persen.

Aep mengatakan, pencapaian tersebut sebagai usaha dan ikhtiar bersama atas kerjasama pentahelix antara pemerintah dengan seluruh instansi, perguruan tinggi, perusahaan dan semua elemen masyarakat.

“Pencapaian tahun 2022, kasus di angka 20 persen turun menjadi 14 persen. Stunting ini bukan musuh keluarga tetapi musuh untuk kita semuanya. Untuk itu menghilangkan dan menurunkan angka stunting harus bersama-sama,” ujarnya saat menghadiri acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) keempat di Kecamatan Jatisari, Karawang, Rabu (6/9/2023).

Kasus stunting di Kabupaten Karawang hingga pertengahan tahun ini tercatat 2.779 anak menderita stunting yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang, Sofiah beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang masuk hingga Februari 2023 tercatat 2.779 anak menderita stunting paling tinggi berada di Kecamatan Kotabaru yang mencapai 341 anak dan sisanya tersebar di setiap kecamatan di Karawang.

Meski masih ditemukan ribuan kasus stunting, ia menyebutkan kalau dari tahun 2022 hingga 2023 terjadi penurunan kasus stunting di wilayah Karawang. Penurunannya, dari angka 20,6 persen menjadi 14 persen.

Sofiah mengaku pihaknya akan terus menekan jumlah kasus stunting, di antaranya dengan melibatkan 7 ribu orang tim pendamping serta 5.637 orang tim pendamping keluarga dalam upaya menekan kasus stunting. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement