Regional
Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun, Kang Emil: Agar Target Herd Immunity Tercapai
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemprov Jawa Barat mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 6-11 tahun menyusul keputusan resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun itu dimulai di 9 kota dan kabupaten.
“Semua yang sudah diputuskan secara aturan harus divaksin akan kami jangkau,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam keterangan resmi, Rabu (15/12/2021).
Kang Emil sapaan akrabnya menyatakan, keputusan untuk menyuntikan vaksin Covid-19 kepada anak usia 6-11 tahun sangat baik, agar target herd immunity di Jabar segera tercapai.
Selain anak usia 6-11 tahun, Pemprov Jabar juga terus melakukan akselerasi program vaksinasi, khususnya kepada warga lanjut usia (lansia).
“Jadi dari dulu juga kita sudah siap, tapi karena aturannya baru sekarang tentulah kita mulai, sehingga anak-anak usia 6 sampai lansia terus (dilakukan vaksinasi) supaya mengejar target 70 persen warga Jabar bisa herd immunity secepatnya,” ujar Kang Emil.
Berdasarkan keputusan pemerintah pusat, vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini rencananya akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60 persen.
Diketahui, Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11 Tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021.
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Provinsi Jabar dimulai di Kota Depok dengan menyasar para pelajar kelas 3, 4, dan 6 SDN Sukatani 07 Depok dan SDN 01 Depok. (*)


You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS






