Nasional
Vaksin AstraZeneca Kantongi Izin BPOM
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Setelah melalui kajian bersama Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), Komite Nasional Penilai Obat, dan Komite Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), vaksin AstraZeneca telah mengantongi izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada Mulai Jumat (19/3/2021).
“Manfaat pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca lebih besar dibandingkan risiko yang ditimbulkan, sehingga vaksin Covid-19 AstraZeneca dapat mulai digunakan,” kata Penny dalam keterangannya yang dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (20/3/2021).
Sebelumnya izin vaksin AstraZeneca sempat ditunda menyusul penangguhan penggunaan vaksin AstraZeneca di 15 negara Eropa. Penangguhan dilakukan karena kasus pembukan darah atau tromboemboli.
Kajian pun terus dilakukan disertai komunikasi dengan WHO dan Badan Otoritas Obat negara lain untuk investigasi lengkap.
Kemudian ternyata kasus tromboemboli ini telah dibahas di forum pertemuan khusus antara WHO dan Otoritas Obat Eropa (EMA). Dari sini diketahui tromboemboli merupakan kejadian yang kerap dijumpai dan kasus penyakit kardiovaskular nomor tiga terbanyak berdasarkan data global. EMA pun tidak mempermasalahkan kualitas vaksin AstraZeneca secara menyeluruh.
“Namun tidak ditemukan bukti peningkatan kasus ini setelah penggunaan vaksin covid-19 AstraZeneca,” jelasnya.
Sementara itu Menkes Budi Gunadi Sadikin berkata program penyuntikan vaksin AstraZeneca akan dimulai pekan depan.
“Insya Allah rencananya minggu depan akan kita mulai distribusi dan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca,” kata Budi dalam konferensi pers perpanjangan PPKM Mikro yang disiarkan melalui kanal YouTube Perekonomian RI, Jumat (19/3/2021).
Melalui konferensi pers virtual ini pula, dia mengungkapkan rencana penggunaan sertifikat vaksin untuk kegiatan publik tertentu. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) disebut sudah menggodok pedomannya.
“CDC sudah guideline cukup lengkap. Transportasi, acara konser, berbasis sertifikat vaksinasi ini. Nanti begitu jumlahnya sudah cukup banyak, kita sekarang sudah mulai mempersiapkan protokol kesehatan baru untuk masing-masing aktivitas ini, gunanya nanti akan ke sana,” kata Budi. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com


You may like

Bupati Aep Pastikan BPOM Akan Buka Kantor di Karawang, Ditarget Juni 2025 Mulai Aktif

BPOM: Informasi Penutupan Pabrik Kosmetik karena Merkuri Tidak Benar

Harga Obat di Indonesia Mahal 400%, Ini Arahan Jokowi ke Kepala BPOM

Jelang Nataru, BPOM Temukan 86.034 Produk Pangan Tidak Memenuhi Kriteria

BPOM Perintahkan Indofood Lakukan Langkah Mitigasi Usai Kasus Indomie Ayam Spesial

Hasil Pengujian, BPOM Umumkan Obat Sirop Praxion Aman Dikonsumsi
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






