Connect with us

Regional

Tokoh MUBA akan Segera Bentuk Forum Aspira, Wadah Untuk Masyarakat yang Ingin Terjun di Kancah Politik

Published

on

PALEMBANG – Dalam waktu dekat, Kabupaten Musi Banyuasin(Muba) akan mempunyai Forum Aspirasi Rakyat Muba (Aspira), bentuk wadah yang akan memunculkan sosok di masyarakat yang ingin terjun di kancah politik.

Hal itu disampaikan oleh Inisiator pembentukan Forum Aspira Muba yang juga Dosen Komunikasi Rahidin H Anang di Starlet Hotel Nite Day Pujasera Palembang pada Minggu, (24/12/2023).

“Aspira untuk menampung warga yang ingin masuk ke politik maka muncul gagasan dan ide atau wadah organisasi atau forum aspirasi rakyat muba ini,” ungkap Rahidin seorang pakar ilmu komunikasi.

Ia mengatakan, hal ini terinsprasi dalam cetusan obrolan yang dihadiri oleh para tokoh muba, diantaranya, tokoh masyarakat Muba Chairuddin Yusup juga mantan ketua Ikatan Keluarga masyarakat Musibayuasin (IKAMUBA), Rahidin Anang Pakar Hukum dan Politik, Yusrie Effendy Mantan Sekda Provinsi Sumsel.

“Forum ini akan dibentuk melihat banyaknya para generasi serta masyarakat Kabupaten Musibanyuasin di Sumatera selatan (Sumsel) yang terjun ke dunia Politik, melihat geliat itu untuk menampung Sahwat Politik masyarakat muba kita wadah dalam Forum ini nantinya,” terang Rahidin.

Dikatakan Rahidin bahwa munculnya aspirasi rakyat ini warga Muba bukan hanya menjadi penonton tapi ikut dalam mendesain, eksekutor dan berkecimpung langsung baik menjadi tim sukses dan sebagainya dengan membawa Forum Aspirasi Rakyat Muba di Palembang.

“Langkah awal mengevaluasi proses terkhusus masyarakat Muba kedepan yang akan terjun ke dunia politik agar mulus melenggang ke kursi legislatif. Forum ini nanti, bukan hanya sebagai penonton saja, namun siap berperan sebagai eksikutor,” tegasnya.

Selain itu Rahidin menerangkan jika Aspira tersebut sudah memiliki badan hukum dengan nama Forum Aspirasi Rakyat.

Forum yang mendapat tanggapan positip ini direspon oleh masyarakan dan mahasiswa Muba yang hadir.

Sementara, Sekretaris Ikatan keluarga keban Air Itam (IKKA), Rubi Indiarta, telah melakukan rapat pertemuan warga Muba yang ada di Kota Palembang dimana peserta rapat menyoroti eksistensi dari paguyuban warga Muba atau disebut IKA Muba yang berdasarkan AD/ART tidak boleh dicampuri dengan berbagai hal berbau politik.

“Menyikapi masukan serta kondisi keberadaan Ikamuba sekarang, adanya salah seorang menggunakan atribut Ikamuba dalam melakukan kampanye hal itu sudah melanggar AD/ART maka guna kenetralan dalam paguyuban Ikamuba maka sementara Ikamuba dibekukan,” ungkap Rubi.

Ia menyebutkan nantikan ke depan para pelaku politik yang akan melenggang ke legeslatif tidak lagi mengkontaminasikan ikatan atau peguyuban yang telah ada karena ada forum tersendiri. Menurutnya, ikatan paguyuban masyarakat tidak berpolitik dan netral.

“Bila secara pribadi silahkan untuk berpolitik syah-syah saja tak ada larangan,” katanya. (sya)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement