Connect with us

Regional

Toko Material di Cianjur Kebakaran, 2 Orang Ditemukan Tewas

Published

on

INFOKA.ID – Toko material di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, terbakar pada Selasa (16/1/2024) sekitar pukul 16.15 WIB.

Tiga orang pegawai toko diketahui terjebak saat kebakaran terjadi. Dua orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban itu ditemukan usai petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan PMI Cianjur menjebol tembok bagian belakang toko material tersebut.

Tembok yang dijebol tersebut berseberangan langsung dengan musala yang diduga merupakan lokasi para korban terjebak.

“Ada dua titik yang kita jebol dengan jackhammer. Di titik kedua tersebut kita berhasil dapatkan jalan masuk ke bagian musala,” ujar Ketua PMI Kabupaten Cianjur Ahmad Fikri, Rabu (17/1/2024).

Menurut Fikri mengatakan korban pertama berjenis kelamin pria berhasil ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB. Korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil ditemukan pada pukul 02.20 WIB.

“Setelah 10 jam penanganan api dan upaya pencarian akhirnya dua korban berhasil ditemukan. Kedua korban langsung kami evakuasi. Setelah dikeluarkan langsung dibawa ambulan menuju kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur,” tuturnya.

Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan diduga masih ada satu korban lainnya di dalam bangunan tersebut. Namun petugas gabungan belum berhasil menemukan.

“Satu korban lagi masih belum diketahui keberadaannya. Proses pencarian lebih lanjut juga belum dimungkinkan karena masih ada kobaran api dan kurangnya pencahayaan. Kita akan lanjutkan pagi nanti,” ucapnya.

Untuk dua korban yang sudah dievakuasi, lanjut dia, akan dilakukan identifikasi untuk memastikan identitasnya.

“Tim identifikasi Polres Cianjur sudah disiagakan di RSUD Sayang. Kita pastikan dulu jenis kelamin dan identitas dari korban meninggal tersebut,” kata dia.

Untuk penyebab kebakaran, petugas masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara karena korsleting di area pengelasan.

“Informasi sementara karena aktivitas las, di mana percikannya terkena bahan mudah terbakar. Tapi kami akan pastikan melalui scientific investigation,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement