Connect with us

Gaya Hidup

Tips Menjaga Jantung Tetap Sehat Seiring Dengan Bertambahnya Usia

Published

on

INFOKA.ID – Jantung merupakan salah satu organ dalam manusia yang sangat penting fungsinya bagi kelangsungan hidup.

Memiliki jantung yang sehat merupakan suatu hal yang sangat penting karena organ ini memiliki tugas sebagai pemompa darah keseluruh bagian tubuh kita.

Seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang maka resiko menderita penyakit jantung akan sangat mungkin terjadi.

Diusia yang semakin tua ada dua ancaman penyakit yang sangat memungkinkan menyerang tubuh kita, penyakit tersebut adalah gagal jantung dan fibrialis atrium.

Penyakit gagal jantung merupakan suatu kondisi ketika jantung bekerja kurang efisien dari biasanya. Hal ini mengakibatkan jantung tidak dapat menyediakan cukup oksigen dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Kondisi gagal jantung ditandai dengan gejala batuk yang timbul pada malam hari apalagi bila disertai sesak nafas.

Sementara penyakit fibrialis atrium adalah kondisi ketika serambi (atrium) jantung berdenyut dengan tidak beraturan dan cepat.

Kondisi seperti ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penggumpalan darah, stroke dan gagal jantung.

Menurut dr Hardy Indradi yang merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam di RS Cinta Kasih Tzu Chi mengatakan, proses degeneratif jantung dapat dihambat dengan beberapa tips yang bisa dilakukan.

Dr Hardy membagikan tips ini bagi anda yang menginginkan kondisi jantungnya sehat diusia tua, dengan melakukan:

1. Aktif secara fsik

Salah satu cara untuk menjaga jantung sehat pada lansia dengan aktif secara fisik. Rutinitas ini baik untuk menjaga kesehatan kardiovaskular tanpa memandang usia. Direkomendasikan untuk berolahraga paling tidak 30 menit setiap harinya dalam seminggu.

Ada empat jenis aktivitas fisik yang perlu dilakukan oleh lansia secara teratur, seperti latihan aerobik dan aktivitas untuk memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan, hingga meningkatkan fleksibilitas. Namun, pastikan melakukannya secara bertahap untuk menghindari cedera dan meminimalkan rasa sakit.

2. Diet sehat

Cara menjaga jantung sehat pada lansia berikutnya dengan pola makan yang sehat. Selain aktivitas fisik, lansia perlu memperhatikan semua asupan makanan hariannya agar tetap sehat. Hal ini juga penting untuk menangkal penyakit kardiovaskular.

Pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, biji-bijian, dan protein. Perlu juga untuk menghindari minuman dan makanan yang kaya kandungan gula, batasi konsumsi mentega serta sumber lemak lainnya.

3. Olahraga lansia

Menjaga tubuh tetap aktif dapat memperlambat proses penuaan pada sel-sel dan jaringan otak, sekaligus menurunkan risiko penyakit pada otak. Selain, olahraga lansia tetap bisa aktif bergerak dengan melakukan kegiatan lain, misalnya berkebun, bermain bersama cucu, atau membuat kerajinan tangan.

Olahraga lansia bisa dilakukan seperti berenang, menari, jalan cepat, dan bersepeda dapat membantu menjaga kesehatan organ jantung dan paru-paru.

Selain itu angkat beban, naik-turun tangga, squat dapat menjaga kekuatan otot dan kepadatan tulang.
Latihan keseimbangan, untuk membantu tubuh tetap seimbang dan tidak mudah jatuh.

Yoga dan peregangan membantu tubuh Anda lebih fleksibel.

4. Menjaga berat badan tetap ideal

Orang dengan berat badan berlebih biasanya memiliki risiko yang lebih besar terhadap penyakit diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, gangguan tidur, hingga osteoarthritis.

Namun, pada lansia, memiliki berat badan di bawah batas normal juga kurang baik. Pasalnya, lansia dengan berat badan kurang dari angka ideal memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dibanding lansia yang obesitas atau memiliki berat badan normal. Hal ini khususnya lebih rentan terjadi pada wanita yang sudah tergolong usia lanjut.

Tubuh yang terlalu kurus pada lansia bisa menjadi gejala dari suatu penyakit serius atau pertanda bahwa tubuhnya sudah semakin melemah. Oleh sebab itu, Anda perlu mengatur pola makan untuk menjaga berat badan berada pada angka normal, tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter untuk mencari tahu pada angka berapa berat lansia tergolong ideal. Selain itu konsultasikan bagaimana cara yang tepat untuk mengatur pola makan dan aktivitas yang dapat membantu menurunkan atau meningkatkan berat badan sebagai lansia.

5. Mengonsumsi makanan sehat

Pola makan yang sehat untuk lansia adalah rendah asupan lemak jenuh dan tinggi asupan buah, sayuran, ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, gandum, dan produk susu rendah lemak.

Tak hanya itu, untuk menjaga kesehatan sebagai lansia, Anda harus banyak minum air demi menghindari dehidrasi. Selain minum air mineral, Anda masih boleh mengonsumsi teh, kopi, jus buah, selama tidak terlalu banyak mengandung gula. Sebaiknya hindari minuman yang terlalu dingin dan manis.

Agar makanan yang Anda konsumsi terjamin, lebih baik isi waktu luang untuk membuat menu makanan sehat sekaligus memasaknya sendiri. Jangan lupa untuk menambahkan rempah-rempah untuk memberikan cita rasa pada makanan yang hendak Anda konsumsi.

Sumber: Berbagai sumber

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. graliontorile

    31 Agustus 2022 at 16:40

    An attention-grabbing dialogue is value comment. I believe that it is best to write extra on this topic, it may not be a taboo topic however usually individuals are not enough to speak on such topics. To the next. Cheers

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *