Regional
Tingkatkan Kapasitas, FK-PKBM dan IPI Kota Cilegon Studi Banding ke PKBM Assolahiyah Karawang
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar (FK-PKBM), Kota Cilegon bersama Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) melakukan study banding ke PKBM Assolahiyah, Karawang, Minggu (5/8/2024).
Kegiatan studi banding tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas pengelola PKBM Kota Cilegon.
Perwakilan Peserta Studi Tiru FK-PKBM Kota Cilegon, Abdul Karim mengucapkan terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah didapat dalam kegiatan study banding.
“Kami sangat senang bisa berbagi atau menimba ilmu di PKBM Assolahiyah dan ternyata masih banyak yang bisa kami tiru serta gali terkait pendidikan non formal. Selain itu banyak pula inovasi, variasi layanan pendidikan, kewirausahaan, kursus juga ada di PKBM Assolahiyah,” katanya.
Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kota Cilegon, Halusi Hambali juga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa oleh pengurus PKBM Assolahiyah.
“Alhamdulillah bisa silaturahmi, kesan yang didapat banyak sekali pelajar yang diambil, ilmunya juga luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya, ada beberapa poin yang bisa diambil dalam giat study banding guna meningkatkan kapasitas pengelola pendidikan non formal.
“Kami mengambil hikmah dari bank sampah, Kemitraan dengan industri dan lingkungan. Kami juga akan mengambil manfaat, mudah mudahan bisa diaplikasikan di cilegon,” harapnya.
Sementara itu, Tutor PKBM Assolahiyah Hamzah mengucapkan terimakasihnya atas kunjungannya. Ia berharap jalinan silaturahmi ini akan tetap terjalin guna kemajuan bersama Menuju Indonesia Maju.
“Kami menyambut baik dengan adanya kegiatan study tiru ini, diharapkan pendidikan non formal baik di Kota Cilegon Provinsi Banten dan Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat dapat mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan mewujudkan pendidikan non formal yang bermartabat dan berkualitas,” ungkap Hamzah
Praktik Baik Pembelajaran PKBM Assolahiyah, Siti Marini berharap berbagi praktik baik di PKBM Assolahiyah kiranya bisa diaplikasikan di wilayah lain di Indonesia dengan Pengelolaan Sampah Sebagai Keterampilan di Pendidikan Kesetaraan.
“Semoga menjadi motivasi Inspirasi bagi para penggerak pendidikan masyarakat untuk pelayanan yang lebih baik,” ucap Siti Marini. (red)


You may like

May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






