Nasional
Tidak Ingin Bangsa Indonesia Punah, Kementerian PPPA Tolak Dukung Childfree
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tidak bisa mendukung dengan pandangan tidak menginginkan keturunan atau childfree. Karena hal tersebut berkaitan dengan keberlangsungan negara.
“Tentunya KemenPPPA tidak akan mendukung yang seperti itu,” ujar Eni Widiyanti selaku Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga Kementerian PPPA, Jumat (17/2/2023).
Menurut Eni, akan sangat berbahaya jika Kementerian PPPA mendukung childfree. Cara pandang seperti itu dinilainya berbanding terbalik dengan visi misi KemenPPPA.
Menurutnya, KemenPPPA memiliki misi agar dapat menjaga keberlangsungan bangsa di masa depan.
“Suatu bangsa itu, kan, ada penduduk, ada perempuan, ada laki-laki dengan segala usia dan kondisi. Kalau ternyata ada yang memutuskan enggak mau punya anak, terus KemenPPPA mendukung, bisa punah bangsa ini,” katanya.
Lebih lanjut, Eni mengatakan pemerintah justru berupaya meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
Lebih lanjut, Eni mengatakan, fokus pemerintah adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, termasuk masalah stunting yang masih menjadi pekerjaan besar saat ini.
Dipaparkan Eni, stunting pada anak-anak terjadi karena kurangnya asupan makanan bergizi yang dikonsumsi sehari-hari.
Angka kelahiran itu, menurutnya, bukan hanya soal angka untuk memastikan warga negara tidak punah. Tetapi, bagaimana negara bisa menjamin kualitas anak-anak yang lahir dan tumbuh kembang dengan sehat.
“Misalnya dari segi kenapa stunting itu penting banget untuk diatasi, ya karena begitu anak lahir, dia stunting karena kurang gizi yang disebabkan ibunya waktu nikah masih usia anak-anak. Itu concern kita terhadap keberlangsungan bangsa,” kata dia.
“Misalnya dari segi kenapa stunting itu penting banget untuk diatasi, ya karena begitu anak lahir, dia stunting karena kurang gizi. Itu concern kita terhadap keberlangsungan bangsa,” ujarnya. (*)


Pos-pos Terbaru
- 2026, Pemkab Karawang Bangun 2441 RTLH
- Dua Tahun Ajukan Rutilahu Tak Kunjung Terealisasi, Warga Jayakerta Menangis Berharap Bantuan Bupati Karawang
- Personel Gabungan Laksanakan Patroli KRYD, Polresta Karawang Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
- Polresta Karawang Tangani Laporan Dugaan Kekerasan terhadap Anak, Proses Penyelidikan Dilakukan Satres PPA dan PPO
- GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!

