Regional
Terjerat Utang Rentenir Hingga Rp 25 Miliar, Perempuan di Garut Ngaku Dibegal pada Polisi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Seorang perempuan asal Garut, Ineu Siti Nurjanah (31) yang mengaku korban begal Rp 1,3 miliar ditetapkan sebagai tersangka, Senin (11/10/2021).
Tersangka nekat mengelabui polisi dengan berpura-pura jadi korban begal karena terjerat utang seorang rentenir. Tersangka melakukan kebohongan lantaran terjebak di lingkaran rentenir sebesar 25 miliar.
Polisi juga menetapkan seorang tersangka lain yakni MM (39) alias Amun, laki-laki yang bertugas mengamankan uang beserta motor Ineu Siti Nurjanah.
“Utangnya (bikin) pusing, catatan rentenir antara Rp 10 miliar hingga Rp 25 miliar lebih,” ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi seperti dilansir dari Tribunjabar.id, Senin (11/10/2021).
Dede mengatakan lilitan utang miliaran rupiah itu membuat tersangka nekat membuat cerita bohong agar dipercayai oleh rentenir.
“Nah karena dia pusing ditagih-tagih terus jadi punya ide dirampok agar rentenir percaya,” katanya.
IS nekat berutang kepada rentenir di kampungnya untuk modal usaha menyuplai telur ke warung-warung di desa.
“Dia pinjam modal ke salah satu tetangganya, awalnya Rp 20 juta, tapi harus dikembalikan lebih 8 juta, lambat laun bunganya menggelembung,” ucap Dede.
Sebelumnya, perempuan asal Cikajang Garut itu mengaku menjadi korban pembegalan.
Ia mengatakan uang senilai Rp1,3 miliar dan satu unit motor miliknya ikut dirampas.
Kepada polisi, ia menyebut pembegalan tersebut terjadi Jumat petang sekira pukul 18.10 di Jalan Raya Cisurupan-Cikajang Kabupaten Garut.
“Dari pengakuan korban, dia sudah dibuntuti dari pertigaan Papandayan Cisurupan kemudian setelah itu korban dipepet oleh tiga orang dengan menodongkan senjata tajam berupa pisau,” ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi, Sabtu (9/10/2021) malam.
Bahkan, Ineu Siti Nurjanah mengatakan sudah curiga dibuntuti dari mulai pertigaan Papandayan oleh dua motor.
“Korban melihat pelaku berjumlah tiga orang, modusnya menyerempet korban, pelaku kemudian meminta korban untuk berhenti dengan menodongkan pisau,” ungkapnya.
Ineu yang takut akhirnya berhenti, lalu pelaku memaksanya mengeluarkan kunci dan merampas tas
Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi uang tunai dan mengambil motor korban.
“Di dalam bagasi motor korban ada uang sebesar kurang lebih Rp 1,1 miliar dan di tas korban yang dirampas ada uang Rp156 juta,” ucap Deden. (*)


You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Kriminalitas di Karawang Semakin Rawan: Begal Beraksi Siang Bolong, Malamnya Giliran Jambret dan Curanmor Beraksi

Polres Subang Ringkus Komplotan Begal yang Kerap Beraksi di Pantura

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






