Regional
Tekan Polusi Udara, DLH Cirebon Uji Emisi Kendaraan Dinas
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon uji emisi asap kepada ratusan kendaraan dinas di lingkungan pemerintah daerah tersebut.
“Cek emisi kendaraan ini upaya kami untuk menekan pencemaran udara di Kota Cirebon,” kata Kepala DLH Kota Cirebon Yuni Darti di Cirebon, Selasa (7/6/2023).
Menurutnya uji emisi kendaraan dinas yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon merupakan bentuk antisipasi DLH terhadap pencemaran udara di daerah itu.
Ia menjelaskan ketika kendaraan dirawat dengan baik, maka emisi yang dihasilkan tidak terlalu signifikan, sehingga pencemaran udara juga bisa dikendalikan.
“Uji emisi ini baru dilakukan untuk kendaraan dinas, tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat juga dapat ikut melakukan uji emisi kendaraan, tinggal menghubungi dinas terkait,” katanya.
Dalam pelaksaanaan uji emisi ini, kata Yuni, apabila ditemukan kendaraan dinas yang tidak lolos uji emisi, maka akan dilakukan perbaikan atau pemeliharaan lebih lanjut, seperti menetapkan apabakah kendaraan tertentu masih layak digunakan.
“Idealnya pemakaian kendaraan adalah 5-10 tahun. Tetapi ini bukan aturan mutlak, karena yang penitng adalah pemeliharaan kendaraan dinas. Karena uji emisi merupakan pengujian pembuangan kendaraan, apabila masih layak maka boleh tetap dipergunakan,” terangnya.
Ia mengatakan polusi udara di Kota Cirebon masih tergolong rendah yaitu kurang dari 30 persen, untuk itu pihaknya akan terus menjaga agar tidak terjadi peningkatan polusi.
Menurutnya di Kota Cirebon sudah ada tiga alat pengukur kualitas udara yang di pasang di daerah itu, dan rerata menunjukkan hal yang baik, meskipun harus terus dijaga dengan memperbanyak ruang terbuka hijau.
“Angka polusi udara memang masih rendah, karena masih bisa ditanggulangi,” katanya.
Pihaknya berharap dengan adanya uji emisi kendaraan ini, kendaraan-kendaraan yang ada di lingkungan Pemda Kota Cirebon perlu pemeliharaan rutin. Sehingga, angka polusi udara di Kota Cirebon bisa seminim mungkin.
“Saat ini untuk Kota Cirebon, angka polusi udara masih rendah. Karena memang pemeliharaan kendaraan dan juga dari pabrik masih bisa ditanggulangi. Walaupun masih rendah, kami ingin menekan angka polusi di Kota Cirebon,” katanya. (*)

You may like

Disnakertrans Karawang Kunker ke Sukabumi, Gali Strategi Job Fair Internasional dan Penyerapan 3.500 Tenaga Kerja

2026, Pemkab Karawang Bangun 2441 RTLH

Dua Tahun Ajukan Rutilahu Tak Kunjung Terealisasi, Warga Jayakerta Menangis Berharap Bantuan Bupati Karawang

Personel Gabungan Laksanakan Patroli KRYD, Polresta Karawang Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Polresta Karawang Tangani Laporan Dugaan Kekerasan terhadap Anak, Proses Penyelidikan Dilakukan Satres PPA dan PPO

Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu
Pos-pos Terbaru
- Disnakertrans Karawang Kunker ke Sukabumi, Gali Strategi Job Fair Internasional dan Penyerapan 3.500 Tenaga Kerja
- 2026, Pemkab Karawang Bangun 2441 RTLH
- Dua Tahun Ajukan Rutilahu Tak Kunjung Terealisasi, Warga Jayakerta Menangis Berharap Bantuan Bupati Karawang
- Personel Gabungan Laksanakan Patroli KRYD, Polresta Karawang Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
- Polresta Karawang Tangani Laporan Dugaan Kekerasan terhadap Anak, Proses Penyelidikan Dilakukan Satres PPA dan PPO







