Regional
Tak Terapkan PSBB, Ridwan Kamil Pilih Lockdown Tingkat Desa
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tak akan mengambil kebijakan lockdown atau menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam mengatasi lonjakan kasus virus corona (Covid-19).
Menurutnya, PSBB tak akan efektif jika daerah lain tak menerapkan kebijakan serupa untuk menekan mobilitas masyarakat.
“Kita (Jawa Barat) tidak ada wacana lockdown atau PSBB karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat. Mengingat kalau hanya dilakukan di satu wilayah tapi wilayah lainnya tidak melakukan itu sama saja tidak efektif,” kata Ridwan Kamil, Senin (28/6).
Ridwan Kamil memastikan pihaknya tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang mempertahankan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang mulai berlaku sejak 22 Juni sampai 5 Juli 2021.
“Jadi kita ikuti arahan pemerintah fokus pada PPKM Mikro. Kalaupun mau ada lockdown itu lockdown-nya per RT atau per desa, jadi tidak berbasis kota/kabupaten,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ridwan Kamil meminta masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Ia memperkirakan varian baru virus corona varian delta sudah menyebar ke berbagai daerah.
“Kami menduga virus ini dengan varian baru sudah hadir di berbagai tempat karena tingkat keburukannya itu cukup cepat dibanding sebelumnya. Oleh karena itu saya titip prokes terus, karena enggak solusi lagi kecuali prokes untuk orang sehat,” ujarnya. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern







