Connect with us

Regional

Tak Ada Zona Merah di Jabar, Ridwan Kamil Sebut PPKM Skala Mikro Berhasil

Published

on

INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro atau PPKM Mikro di Jawa Barat (Jabar) berhasil dilihat dari membaiknya laporan Covid-19 di Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek).

“PPMK Mikro diwakili Bodebek saya nyatakan berhasil, sehingga kita teruskan aja PPMK Mikro ini. Karena terbukti, tingkat kedisiplinan di atas 80%, ekonomi naik di wilayah Bodebek 21%. Kita kan menduga dengan PPKM ekonomi tertekan, sebaliknya ternyata jual beli ritel di Bodebek naik,” papar Ridwan Kamil atau Emil dalam rapat koordinasi Bodebek di Jakarta, Kamis (4/5/2021).

Baca juga: Pengungsi Banjir di Tengah Pandemi, Karawang Catat Rekor 400 Orang Positif Covid 19 Dalam Sehari

Berikutnya, lanjut Emil, secara akumulatif keterisian tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 di Jawa Barat yang awal tahun mendekati 80%, per minggu ini turun menjadi 59% atau sedikit aman dari standar WHO minimal 60%.

Tingkat kematian, tidak lebih dari 1,2%, artinya kata Emil, 99% kasus Covid-19 sembuh dan sedang dalam perawatan untuk disembuhkan rata-rata tingkat fatalitasnya 1%.

Berdasarkan kasus harian, dalam dua minggu terakhir Jawa Barat di angka 10.000. Sementara dua minggu sebelumnya mencapai 28.000 kasus. Sehingga turun 60%. Seraya, Emil menyebut angka yang diumumkan di Jawa Barat berbeda dengan yang diumumkan di Pusat, lantaran Pusat masih menggunakan data yang lama.

Baca juga: Toko Sederhana Rengasdengklok Dilaporkan Konsumen Ke Polisi Soal Transaksi Elektronik

“Saya mewakili Bodebek mengkonfirmasi tren peningkatan kualitas perbaikan. Jadi its a good news dan puncaknya adalah selama setahun ini baru minggu ini tidak ada zona merah di Jabar. PPKM Mikro akan kita laporkan baik. Ekonomi terbukti malah naik,” ucap Emil. (*)

Sumber: BeritaSatu.com

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement