Regional
Soal Anak Majikan Asal Taiwan yang Dirawat Warga Karawang, Begini Tanggapan Imigrasi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Ramainya pemberitaan terkait salah satu warga Karawang yang merawat anak majikannya asal Taiwan yang mengalami down syndrome ditanggapi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.
Dalam keterangannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Barlian Gunawan mengaku telah mengunjungi langsung ke kediaman Siti Aisah.
“Terkait keberadaan WNA yang dirawat Siti Aisah (37), kami sudah melakukan kroscek ke lokasi dan dari hasil pengecekan, keberadaan WNA asal Taiwan bernama Huang Che Ming (24) ini diketahui dalam kondisi sakit,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Barlian Gunawan, Selasa (6/6/2023).
Diketahui, keberadaan Huang Che Ming (24) di Indonesia sejak 4 tahun yang lalu.
“Masuk ke Indonesia pada 6 Juni 2019 lalu dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK),” terangnya.
Namun selama berada di Indonesia, Huang Che Ming tidak pernah melakukan perpanjangan izin tinggalnya.
“Sehingga, saat ini yang bersangkutan dalam keadaan overstay selama 3 tahun 10 bulan,” ungkapnya.
Oleh karenanya, Imigrasi Karawang langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait mulai dari Pemerintah Kabupaten Karawang, Dirjen Keimigrasian dan pihak Taipei Economic and Trade Office (TETO) selaku perwakilan pemerintahan Taiwan.
Menurutnya, pihak TETO berencana mendatangi kediaman Siti Aisah serta melakukan upaya pencarian keluarga Huang Che Ming yang berada di Taiwan.
“Melalui langkah koordinasi yang telah terbangun, diharapkan dapat ditemui solusi dari persoalan ini, tentunya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” harapnya.
Seperti diketahui, Siti Aisah terpaksa membawa Huang Che Ming pulang ke Indonesia karena ayah kandungnya yang tidak dapat menemukan pengasuh pengganti di Taiwan.
Sehingga ayah Huang Che Ming memercayakan Siti Aisah untuk merawat anaknya di Indonesia.
Namun, sejak ayah dari Huang Che Ming meninggal dua tahun silam, Siti Aisah tidak pernah mendapatkan bantuan dana dari keluarga majikannya.
Kondisi ini diperparah karena dalam dua minggu terakhir, Huang Che Ming harus masuk ke rumah sakit dan Siti Aisah mengalami kesulitan untuk membiayai perawatan anak majikannya selama berada di rumah sakit.
Sementara untuk ibu dan kakak kandung Huang Che Ming enggan untuk memberikan bantuan kepada Siti Aisah. (red)

You may like

Polres Karawang Ringkus Ayah Tiri yang Diduga Rudapaksa Anak Tirinya Setelah Dicampur Obat Penenang

Jalur Baru Rengasdengklok Tanjungpura Mau Dibuka

Kapolres Karawang Hadiri Panen Raya Jagung dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri

Usai Panen 28 Ton, Polres Karawang Siapkan 27 Hektare Kebun Jagung Baru

Polres Karawang tanam jagung di lahan sekitar 2,7 hektare

Dukung Program Presiden, Kapolres Karawang Panen Raya Jagung Bareng Petani
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Ringkus Ayah Tiri yang Diduga Rudapaksa Anak Tirinya Setelah Dicampur Obat Penenang
- Jalur Baru Rengasdengklok Tanjungpura Mau Dibuka
- Kapolres Karawang Hadiri Panen Raya Jagung dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri
- Usai Panen 28 Ton, Polres Karawang Siapkan 27 Hektare Kebun Jagung Baru
- Polres Karawang tanam jagung di lahan sekitar 2,7 hektare







