Connect with us

Regional

Sepanjang 149 Kilometer Jalan di Kabupaten Bekasi Rusak Parah, Butuh Rp 750 Miliar Untuk Perbaikan

Published

on

INFOKA.ID – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi mengungkapkan sepanjang 149 kilometer jalan di Kabupaten Bekasi rusak parah.

Kepala Bidang Jalan pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Heru Pranoto mengatakan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah sulit memerbaiki jalan rusak.

Ia mengatakan, untuk tahun ini saja, hanya sekitar 16 kilometer jalan yang mampu diperbaiki Pemkab Bekasi.

“Betul, memang keterbatasan yang membuat perbaikan jalan baru bisa dilakukan tahap demi tahap. Tahun ini ada 16 kilometer yang diperbaiki dengan alokasi Rp84 miliar,” kata Heru, Sabtu (23/7/2022), dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.

Dia mengatakan, kerusakan jalan itu terjadi di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi. Kondisi semakin parah ketika memasuki wilayah utara.

Menurutnya, untuk memerbaiki seluruh jalan yang rusak perlu anggaran yang terbilang besar. Berdasarkan hitungan pihaknya, diperlukan sedikitnya Rp 750 miliar untuk memerbaiki seluruh jalan yang rusak.

Hanya saja, karena keterbatasan anggaran, perbaikan seluruh jalan itu tidak dapat direalisasikan. Apalagi, dalam dua tahun terakhir anggaran pembangunan infrastruktur harus dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Kondisi basis anggaran memang belum maksimal. Belum lagi dalam dua tahun belakangan ini sejumlah kegiatan infrastruktur harus dipangkas atau refocusing untuk kepentingan penanganan pandemi,” ucapnya.

Sedangkan untuk tahun ini, perbaikan jalan dilakukan pada 34 kegiatan dengan total 16 kilometer. Perbaikan menyasar titik jalan rusak sedang dan ringan, namun tidak seluruhnya dapat diperbaiki.

Beberapa perbaikan yang dilakukan yakni di Jalan Cicau Serang, Kecamatan Cikarang Pusat, perbaikan pembangunan jalan longsor Desa Cicau. Lalu di Jalan Cikarang Bekasi Laut (CBL), namun hanya sebagian.

“Memang keluhan masyarakat banyak sekali untuk perbaikan jalan yang harus diselesaikan. Untuk mencari solusi kami kerjakan secara bertahap. Seperti di Jalan CBL, panjang jalan 20 kilometer dengan total rusak 7 kilometer. Namun karena keterbatasan anggaran hanya diperbaiki untuk Jalan CBL sekitar 1,2 kilometer,” ucapnya.

Menurut Heru, dengan tidak sebandingnya alokasi anggaran dengan panjangnya jalan yang rusak membuat persoalan jalan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Dengan rata-rata kemampuan perbaikan 16 kilometer per tahun, setidaknya membutuhkan sembilan tahun untuk membuat jalan mulus sepenuhnya.

“Namun, bisa jadi bertambah karena dengan beban kendaraan yang semakin meningkat, kerusakan jalan bisa jadi bertambah. Boleh jadi diperlukan dua kali periode kepala daerah untuk memuluskan seluruh jalan di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. graliontorile

    11 Agustus 2022 at 16:09

    Merely wanna comment that you have a very nice site, I love the design it really stands out.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement