Connect with us

Regional

Sebuah Klinik di Karawang Disegel, Rawat Pasien Covid-19 Tanpa Izin

Published

on

INFOKA.ID – Satu klinik di Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, Karawang, disegel petugas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kecamatan. Pasalnya, klinik tersebut merawat inap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa ijin Dinas Kesehatan.

Kepala Desa Jayamakmur, Ujang Junaedi mengatakan klinik tersebut disegel dua hari lalu. Satgas Kecamatan Jayakerta, kata dia, menyebut klinik tersebut tak mengantongi izin untuk merawat inap pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jadi memang tidak ada izin untuk merawat inap pasien Covid-19 terus kena segel,” ujar Ujan, pada Rabu (16/6/2021).

Ujang menyebut pasien positif Covid-19 yang dirawat di klinik itu bukan warganya. Melainkan warga yang berasal dari Desa Kemiri.

Sementara itu di Desa Jayamakmur sendiri, kata Ujang, ada 11 orang yang positif Covid-19. Tujuh di antaranya isolasi mandiri dan empat orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Empat orang dibawa ke rumah sakit karena lansia,” kata Ujang.

Camat Jayakerta, Budiman Achmad membenarkan penyegelan terhadap sebuah klinik di Desa Jayamakmur.

Klinik tersebut diminta menghentikan operasionalnya selama lima hari lantaran kedapatan merawat pasien Covid-19 tanpa izin dari Dinas Kesehatan Karawang.

Selama penutupan itu pihaknya akan melakukan sterilisasi klinik untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sedangkan pihak klinik diminta agar mengurus perizinannya ke Dinas Kesehatan.

“Kami berharap proses perizinan bisa diurus cepat karena klinik tersebut dibutuhkan merawat masyarakat yang terpapar,” katanya.

Dilansir dari situs resmi Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, Kecamatan Jayakerta masuk zona merah Covid-19. Di kecamatan ini terdapat 21 orang terkonfirmasi positif.

Sebanyak 20 orang dalam perawatan dan satu orang sedang isolasi mandiri.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Karawang hingga Rabu (16/6/2021), total kasus Covid-19 di Karawang sejumlah 21.436, naik 175 dari hari sebelumnya.

Rinciannya 795 orang dalam perawatan, 595 isolasi mandiri, dan 19.371 sembuh, dan 675 orang meninggal dunia. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement