Regional
Sayembara Tangkap Tikus di Karawang Dihadiahi Uang
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Serangan hama tikus terhadap sawah petani di Kabupaten Karawang rupanya kian menjadi jadi. Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, sayembara tangkap tikus dengan hadiah uang pun dilakukan.
Seperti terpantau Kamis (2/1/2025), di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok. Warga di desa itu menghadiahi uang Rp.1000 untuk satu ekor tikus yang berhasil ditangkap hidup atau mati.
Sedikitnya 60 oranh warga terlibat langsung dalam acara tersebut. Mereka antusias mengikuti sayembara tersebut.
Sampai pukul 16.00 WIB, sebanyak 1.400 tikus berhasil ditangkap Atas tangkapan ini, warga berharap dampak hama tikus yang merusak sawah petani bisa dikurangi.
Foto tangkapan tikus hasil sayembara di Desa Karyasari. (red)

You may like

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri






