Connect with us

Regional

Ridwan Kamil Targetkan Jabar Zero Stunting

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan wilayahnya segera mendapatkan predikat zero stunting.

Oleh Karena itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta kepada setiap pegawai negeri sipil (PNS) di Jabar menjadi orang tua asuh bayi stunting untuk menuntaskan persoalan itu.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil usai menghadiri Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana di Kota Bandung, Selasa (14/2/2023).

“Ada 800.000-an bayi stunting (di Jabar). Kita ingin ada program satu PNS mengurusi satu bayi stunting. Jadi, ada 800.000 PNS. Nanti saya tugaskan menjadi jadi orang tua asuh bayi stunting,” katanya.

Ia menjelaskan, program PNS menjadi orang tua asuh bayi stunting telah lebih dulu diterapkan di Kota Tasikmalaya. Oleh karenanya, ide kreatif tersebut bakal diterapkan di Jabar.

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengatakan, percepatan penanganan stunting perlu dilakukan karena ukuran negara maju atau adidaya ditentukan dari kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia mengungkapkan, ada tiga syarat menuju negara maju selain tidak ada stunting.

“Demokrasi damai di mana sosial politik harus kondusif, lalu (pertumbuhan) ekonomi 5 persen dan ekonomi digital harus dikuasai. Tidak boleh ada stunting, harus menciptakan generasi kompetitif dan bebas stunting,” katanya.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar, Wahidin menyambut baik pesan Ridwan Kamil yang menginginkan setiap PNS di Jabar menjadi orang tua asuh bayi stunting.

Menurutnya, program tersebut telah berjalan di beberapa daerah di Jabar seperti di Kota Tasikmalaya. Bahkan, meski belum optimal, Kabupaten Purwakarta dan Karawang juga telah menjalankan program tersebut.

“Jadi apa yang disampaikan Pak Gubernur supaya best practice bisa diterapkan di 27 kabupaten/kota dan tentu kami siap mendukung. Insya Allah kita rumuskan untuk implementasinya supaya bisa terdata dengan baik,” katanya.

Diketahui, Bangga Kencana merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil, bayi, dan balita di Indonesia.

Program tersebut mengusung konsep pelayanan kesehatan yang holistik, terpadu, dan berkelanjutan.

Di Jabar sendiri, Bangga Kencana diintegrasikan dengan program penurunan stunting yang merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement