Connect with us

Regional

Ribuan Masyarakat Karawang Ramaikan Pawai Kirab Napak Tilas Kebulatan Tekat Rengasdengklok

Published

on

KARAWANG – Ribuan masyarakat yang tergabung dari berbagai komunitas melakukan pawai Kirab Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Rabu (16/8/2023) siang.

Pawai kirab tersebut dimulai dari Waroeng Lengkong Kodim 0604/Karawang menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

Pelepasan peserta pawai kirab napak tilas tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh bersama Kapuspen Mabes TNI, Dirintelkam Polda Jawa Barat, Kapolres Karawang dan Dandim 0604 Karawang.

Para peserta pawai kirab tersebut terdiri dari komunitas sepeda ontel, komunitas mobil Wilis, komunitas Vespa, komunitas motor besar, balai hideung, dan warga sekitar. Para peserta kirab tersebut akan menempuh perjalanan kurang lebih sejauh 17 km menuju Tugu Kebulatan Tekat Rengasdengklok di Kecamatan Rengasdengklok.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan yang positif dan memberikan penghormatan bagi para pahlawan yang telah berjasa untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wabup.

Acara kemudian berlanjut dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok sekitar pukul 15.30 WIB

Acara tersebut diisi dengan pembacaan sejarah 16 Agustus 1945 oleh Sekda Karawang Acep Jamhuri yang diwakili Kabag Kesra, Rohmana.

Ada pula oratorium titisan masa dan asa yang menggambarkan perdebatan antara golongan muda dan tua saat akan membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok.

Selanjutnya, pengibaran bendera merah putih menjadi acara pamungkas dalam Kirab Napak Tilas Kebulatan Tekad Rengasdengklok.

Acara tersebut diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang bekerja sama dengan Pemkab Karawang, Polres Karawang, Kodim 0604/Karawang dan sejumlah tokoh masyarakat, seniman atau budayawan yang tergabung dalam komunitas.

Ketua PWI Karawang, Aep Saepuloh mengatakan kegiatan kirab ini untuk memperingati kebulatan tekad proklamasi kemerdekaan yang terjadi di Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, 78 tahun silam.

Ia menyampaikan apresiasi kepada ribuan perserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah semua komunitas, lembaga pemerintahan serta seluruh elemen masyarakat hadir,” serunya.

Kata dia, kirab kebulatan tekad Rengasdengklok ini bertujuan untuk mengingatkan kembali sejarah yang tidak tercatat tentang peristiwa di Rengasdengklok.

“Semangat juang pahlawan penting untuk kita contoh dalam mengisi kemerdekaan di masa sekarang. Selain itu, juga untuk menghidupkan Rengasdengklok sebagai saksi sejarah jelang kemerdekaan,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement