Connect with us

Regional

Ribuan Buruh di Karawang Demo, Tuntut Kenaikan UMK Sebesar 21 Persen

Published

on

INFOKA.ID – Ribuan buruh di Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar demo di depan Kantor Pemkab Karawang, Rabu (22/11/2023). Mereka mengajukan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) sebesar 21 persen.

Sejumlah perwakilan massa dari berbagai aliansi buruh tersebut diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aep Syaepuloh, dan Kadisnaker Kabupaten Karawang Rosmalia, untuk melakukan audiensi guna membahas tuntutan kenaikan upah kerja.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemerintah yang hanya memberikan kenaikan sebesar 3 persen.

Ketua Federasi Buruh Karawang Saripudin menerangkan, permintaan tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan untuk harga kebutuhan pokok bagi masyarakat. Jika kenaikannya hanya kecil sama saja tidak ada artinya, sebab kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan.

“Kalau naiknya hanya 3-5 persen sama saja engga naik. Kan sekarang harga-harga semakin naik, harus 20 persen agar berdampak betul adanya kenaikan UMK,” ujar dia.

Menurutnya harusnya perhitungan kenaikan upah itu PDB (Produk Domestik Bruto) ditambah Inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun berjalan. Namun, sejauh ini cara penghitungan tidak sesuai apa yang diinginkan buruh.

Sementara Ketua Pimpinan Cabang FSP TSK-SPSI Kabupaten Karawang, Dion Untung Wijaya mengungkapkan, untuk usulan kenaikan UMK tahun 2024 akan segera diajukan.

Akan tetapi jika melihat UMP Provinsi Jawa Barat yang naik hanya 3,57 persen sangat kecil sekali.

Usulan para pekerja akan diatas 10 persen lebih untuk UMK Karawang.

“Baru mau kita ajukan nanti. Yang jelas dasar perhitungan upahnya dari kita adalah pondasi di kali laju pertumbuhan ekonomi ditambah dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan,” ungkapnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement