Regional
Realisasi APBD Karawang Baru 74 Persen
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang tahun 2023 yang baru terealisasi 74,73 persen, dari target yang ditetapkan 95 persen dari total anggaran.
Diketahui, penyerapan APBD Karawang baru di angka 74,73 persen atau sebesar Rp 4,36 triliun dari total APBD 2023 sebesar Rp 5,8 triliun rupiah.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan pihaknya akan evaluasi OPD yang dinilai lamban membelanjakan anggaran.
“Tentunya, nanti akan disampaikan kepada seluruh kepala OPD, terlebih yang hingga saat ini penyerapannya masih sangat rendah, untuk segera merealisasikan anggaran, dari kegiatan atau proyek yang sudah dilaksanakan,” ujar Aep, Kamis (21/12/2023).
Aep mengaku telah menyiapkan strategi agar penyerapan APBD 2024 bisa maksimal dan berjalan dengan baik agar problem serupa tak lagi terulang di tahun depan. Hal tersebut juga sesuai dengan rujukan dari BPK.
“InsyaAllah tahun 2024 kami sudah memiliki langkah yang konkret. Dimana nanti pelaksanaan-pelaksanaan yang memang tender, kami akan melaksanakan tender cepat. Ya itu untuk proyek-proyek pembangunan yang waktunya panjang. Ya, minimal pelaksanaan itu tidak di akhir, atau mepet-mepet akhir tahun” ucap Aep.
“Jadi insyaAllah 2024, karena saya mengawal dari awal sampai akhir, mulai februari kita sudah mulai lelang-lelang, misalkan proyek pembangunan yang waktunya panjang. Jadi tidak mepet-mepet sampai akhir tahun,” tandasnya.
Sementara, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Natala Sumedha mendorong agar Pemerintah Kabupaten Karawang dapat mengoptimalkan realisasi penyerapan APBD 2023 sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Kami menginginkan hasil realisasi penyerapan APBD 2023 ini dapat dilakukan oleh Pemkab Karawang dengan maksimal. Sehingga perekenomian dan pembanguna dapat berjalan dengan baik. Karena hal ini kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat,” ujar Natala.
Ia berharap Pemkab Karawang dapat memanfaatkan waktu yang masih tersisa di bulan Desember ini dengan maksimal dengan melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran belanja APBD 2023.
“Pemkab Karawang harus bekerja lebih cepat, mumpung masih ada waktu sampai akhir bulan Desember ini. Semua pihak, termasuk OPD harus saling bersinergi dalam mencapai target realisasi penyerapan APBD, apalagi untuk OPD-OPD yang tingkat penyerapan APBD nya masih rendah,” tutur Natala.
Lebih lanjut, ia pun mengingatkan Pemkab Karawang agar dalam APBD 2023 tidak terjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang tinggi. Sebab, kata dia, anggaran tersebut seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat yang lebih banyak.
“Dengan serapan anggaran yang baru mencapai 74,73 persen dari total APBD 2023, maka masih ada sisa anggaran sebesar 25,27 persen atau Rp 1,4 miliar lebih yang belum terserap. Kami harap Pemkab Karawang bisa bekerja keras sampai akhir tahun. Sehingga SiLPA itu bisa berkurang,” pungkasnya. (*)


You may like

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel






