Connect with us

Nasional

Puncak Arus Balik Lebaran Gelombang 2 Diprediksi 30 April-1 Mei

Published

on

INFOKA.ID – Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik Lebaran gelombang kedua bakal terjadi pada 30 April-1 Mei 2023.

Hal itu diperkirakan karena terdapat long weekend dari adanya tanggal merah 1 Mei yang jatuh pada hari Senin.

“Adanya gelombang kedua puncak balik Lebaran tahun ini ya nanti akan terjadi di 30 April sampai dengan 1 Mei,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana, Rabu (26/4/2023).

Ia menambahkan, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek tersebut baru mencapai 30,45% dari prediksi arus balik sebesar 1,6 juta kendaraan pada periode H+1 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

“Untuk melayani masih tingginya volume kendaraan pada arus balik, maka Jasa Marga akan mendukung pelaksanaan rencana rekayasa lalu lintas dan pengaturan lalu lintas angkutan barang yang telah diperpanjang jadwal pelaksanaannya melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Kakorlantas Polri,” ujar Lisye.

Ia menjelaskan kendaraan yang melalui gerbang Tol Cikatama per hari sejak H+1 hingga H+3 Lebaran masih di bawah puncak prediksi peningkatan sebesar 13 persen kendaraan per hari.

“Jadi memang betul sekali yang disampaikan oleh pemerintah imbauan untuk menunda kembali ke Jakarta ini cukup berhasil terlihat dari kendaraan yang memasuki Jakarta belum mencapai puncak prediksinya,” kata dia.

Selain itu, Lisye menjelaskan PT Jasa Marga sudah mengambil langkah strategis untuk menghadapi arus balik mudik lebaran gelombang 2. Di antaranya dengan menambah kapasitas gardu bayar tol, penambahan petugas, hingga pengaturan lalu lintas di tol.

“Dan juga khusus untuk di Gerbang Tol Cikampek utama ini yang menjadi salah satu titik kepadatannya dan keramaian mayoritas lebih dari 50 persen memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, kita optimalkan gardu yang semula 24 lajur menjadi 32 titik transaksi ya,” ucap dia.

Bertalian dengan itu, pemerintah pun mengumumkan perpanjangan waktu pembatasan operasional angkutan barang. (*)

Sumber: Berbagai sumber